3 Penyakit Kritis Penyebab Kematian Utama di Indonesia

Reporter : Glugut Hari Pamungkas
Rabu, 1 Februari 2017 12:15
3 Penyakit Kritis Penyebab Kematian Utama di Indonesia
Buat antisipasi, yuk kenal lebih dekat dengan penyakit ini.

Dream - Tingkat kematian di Indonesia dikarenakan penyakit kritis ternyata tinggi banget, lho. Tiga di antaranya adalah stroke, penyakit jantung dan kanker. Bahkan, menurut World Health Organization (WHO), setiap tahun ada lebih dari 36 juta kematian di dunia yang diakibatkan ketiga penyakit tersebut. Buat antisipasi, yuk kenal lebih dekat dengan penyakit ini.

Stroke

Penyakit kritis ini terjadi akibat pasokan darah ke otak terputus karena penyumbatan atau pecahnya pembuluh darah. Akibatnya, terjadi kematian sel-sel pada sebagian area otak. Menurut data Riset Kesehatan Dasar tahun 2015, setiap 1000 orang setidaknya ada sekitar 12 penduduk Indonesia yang mengalami penyakit stroke.

Mayoritas penderita penyakit kritis ini adalah orang-orang di atas usia 65 tahun. Tapi 25% penderita juga masih usia muda, lho. Biasanya, stroke terjadi pada sebagian orang yang menderita penyakit hipertensi, tinggi kolesterol, diabetes, perokok aktif hingga pemilik gaya hidup tak sehat.

Penyakit Jantung

Biasa dikenal penyakit jantung koroner, 35% kematian di Indonesia diakibatkan karena penyakit ini. Penyebabnya adalah aliran darah ke jantung yang terhambat oleh lemak. Penimbunan lemak dalam arteri jantung sendiri dikenal sebagai aterosklerosis. Selain menjadi penyebab utama penyakit jantung koroner, aterosklerosis juga sebabkan penggumpalan darah (trombosis). Bila ini terjadi, aliran darah ke jantung tertutup sepenuhnya. Serangan jantung sangat berisiko untuk terjadi.

Kanker

Penyakit kanker menjadi salah satu penyakit kritis penyebab kematian utama di Indonesia. Penyakit ini terjadi karena sel jaringan tubuh yang tumbuh tidak normal dan terus membelah diri dengan cepat dan tidak terkendali. Jenis kanker yang sering ditemui adalah kanker paru-paru, usus besar hingga payudara. Penyebabnya pun disebabkan oleh lima ciri yakni kelebihan berat badan asupan sayur dan buah yang kurang, kurang olahraga hingga konsumsi rokok dan alkohol yang berlebihan.

Besarnya risiko penyakit kritis di Indonesia serta biaya pengobatan yang nggak sedikit,membuat para penderita mengalami kerugian finansial yang cukup besar. Jadi, pastikan kamu selalu jaga kesehatan dengan pola hidup sehat dan rajin olahraga ya.

Tentunya kamu juga butuh perlindungan lebih. Ada nggak sih asuransi yang bisa kasih perlindungan dari penyakit kritis? Prudential Indonesia meluncurkan PRUcrisis cover benefit plus 61. Sebuah inovasi produk asuransi tambahan yang menawarkan perlindungan kondisi kritis yang komprehensif. Produk asuransi ini juga melindungi 61 kondisi kritis, seperti stroke, jantung, kanker, hingga prosedur Angioplasty.

PRUcrisis  cover benefit plus 61  memberikan perlindungan terhadap risiko meninggal dunia. Perlindungan berupa 100% uang pertanggungan danjuga manfaat tindakan angioplasty sebesar 10% uang pertanggungan atau maksimal Rp200 juta. Manfaat ini tidak mengurangi uang pertanggungan. Gimana, sudah lebih tenang, Sahabat Dream?

Jaga terus kesehatan kamu ya! Untuk informasi lengkapnya dapat menghubungi Tenaga Pemasar Prudential, atau klik di sini.

 

Beri Komentar