Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dream - Hampir semua orang memanfaatkan waktu libur panjang untuk berpergian bersama orang tersayang seperti keluarga dan teman.
Menghabiskan waktu berlibur dengan berpergian rupanya menjadi pilihan yang tepat, karena selain mempererat ikatan batin juga bermanfaat bagi kesehatan.
Seperti dikutip Health, berikut manfaat berpergian saat liburan :
1. Menghilangkan Stress
Studi menunjukan berpergian saat libur dapat membantu mengurangi hormon stress dan bahkan dapat meningkatkan tekanan darah. Membuat tubuh merasa awet muda dan dapat meningkatkan sistem imun pada tubuh.
2. Baik Untuk Hati
Studi menunjukkan, jantung dan hati membutuhkan liburan juga. Framingham Heart Study menyebut, perempuan yang mengambil setidaknya delapan kali berpergian saat liburan dalam dua tahun sekali, maka dapat menutunkan risiko jantung koroner.
Sebanyak 32 persen orang lebih cepat meninggal akibat jantung koroner daripada orang yang melakukan kegiatan wisata.
3. Kedekatan Keluarga
Profesor Manajemen Perhotelan da Pariwisata di Purdue University, Xinran Lehto dan peneliti Purdue lain telah melaporkan tentang dampak positif dari berlibur terhadap keluarga.
Kedekatan dan ikatan hubungan baik antar keluarga dapat terjalin sepulang dari berpergian saat liburan.
4. Bijak Mengambil Keputusan
Liburan dapat menjadi waktu istirahat yang dapat menyegarkan pikiran.Menurut penelitian yang dilakukan oleh National Institutes of Health.
Setelah beberapa hari bebas dari stres sehari-hari, memungkinkan untuk seseorang dapat membuat keputusan yang lebih bijaksana di tempat kerja (bukan keputusan sekejap reaktif).
5. Membuat Lebih Bahagia
Perempuan yang memilih berpergian saat liburan (satu atau dua kali dalam satu tahun) kemungkinan untuk terkena depresi lebih rendah daripada yang tidak melakukan kegiatan wisata, hal ini menurut studi di Wisconsin.
Menurut penelitian di Belanda, setelah liburan maka akan merasakan dampak positif menjadi lebih baik dan bahagia. (Ism)
Advertisement
Bagaimana Industri Pangan Mengurangi Limbah? Ini Strategi yang Dilakukan

Mengapa Sampah dari Industri Makanan Berbahaya bagi Lingkungan?

Ekonomi RI Ditekan Perang, Bencana, dan Korupsi, JK: 'Punya Uang Saja Tidak Cukup'

IHSG Dibuka Menguat Tipis, Investor Waspadai Aksi Profit Taking

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran


Penelitian Ungkap Protein Bisa Bantu Membersihkan Sisa Sel dan Kurangi Tanda Peradangan

Mengapa Tempat Sepi seperti Lorong Kosong Bisa Terasa Menyeramkan? Ini Penjelasan Psikologinya


Bagaimana Harga Emas Ditentukan? Apakah Harganya Sama di Seluruh Dunia?

Sering Bikin Lelah secara Emosional? Kenali 8 Tanda Anda Berhadapan dengan Energy Vampire

Starvision Rilis Trailer dan Poster Dewi Siluman Ular, Angkat Kisah Pernikahan Manusia dengan Jin
