CONNECT WITH US!
CONNECT WITH US!

Gangguan Pencernaan Saat Puasa? Waspada Gejala Panas Dalam

Reporter : Glugut Hari Pamungkas | Selasa, 20 Juni 2017 06:40
Sponsored Content By:
Jalani puasa dengan lancar tanpa gangguan pencernaan akibat panas dalam.

Dream - Puasa yang dilakukan selama bulan Ramadan dapat membawa manfaat bagi kesehatan tubuh. Tapi perubahan pola makan dapat mempengaruhi masalah pencernaan dan menyebabkan gangguan, salah satunya gejala panas dalam yang dapat mengganggu aktifitas berikut ini.

Sembelit

Gejala panas dalam yang pertama biasanya gangguan pencernaan berupa susah buang air besar. Dikenal juga dengan sembelit, hal ini jika dibiarkan berlangsung lama, penumpukan kotoran dapat menyebabkan wasir atau ambeien. Untuk memperlancar proses pencernaan, tingkatkan asupan serat dan jaga konsumsi cairan minimal 8 gelas sehari.

Naiknya Asam Lambung

Naiknya asam lambung atau yang dikenal dengan GERD dapat terjadi karena terbatasnya asupan makanan dan minuman saat berpuasa. Hal ini dapat terjadi setelah makan sahur maupun berbuka puasa kemudian langsung tidur, karena asam dari lambung langsung naik ke tenggorokan.

Untuk mencegah kondisi ini, hindari makan berlebihan saat berbuka puasa dan jangan langsung tidur. Beri waktu 2-3 jam sebelum merebahkan diri di atas tempat tidur. Selain itu, hindari makanan dan minuman yang dapat meningkatkan produksi asam, seperti makanan pedas dan minuman yang mengandung kafein.

Radang Tenggorokan

Asam lambung yang naik ke tenggorokan tidak hanya menimbulkan rasa panas yang merambat naik, tapi juga dapat memicu radang. Akibatnya, terasa sakit saat berbicara atau menelan dan batuk-batuk. Selain disebabkan oleh panas dalam, hal ini juga dapat diakibatkan oleh sistem kekebalan tubuh yang lemah.

Selain menghindari makanan yang dapat memicu gangguan kesehatan ini, banyak konsumsi air hangat saat sahur maupun berbuka puasa untuk membuat tenggorokan jadi lebih nyaman. Jangan lupa juga untuk memiliki pola makan yang tinggi vitamin dan antioksidan, untuk menjaga daya tahan tubuh agar tidak mudah terserang penyakit.

Puasa memang rentan menyebabkan gangguan kesehatan, terutama menyangkut masalah pencernaan. Jangan sampai hal ini mengganggu aktifitas sehari-hari, dengan memiliki gaya hidup sehat dan minum Larutan Penyegar Cap Badak.

Larutan Penyegar Cap Badak

Facebook.com/larutanpenyegar

Produk keluaran Sinde ini dibuat dari Gybsum Fibrosum dan Galcareus Spar. Kedua bahan alami ini telah dikenal dari generasi ke generasi dalam meredakan gejala panas dalam, seperti bau mulut, sariawan, bibir pecah-pecah, sembelit, dan radang tenggorokan. Diproses dengan teknologi modern dan mengutamakan kehigienisan, membuat Larutan Penyegar Cap Badak terjamin halal dan aman dikonsumsi untuk siapa saja.

Dikemas praktis dalam bentuk botol, kaleng, maupun sachet, sediakan saat sahur dan berbuka puasa agar terbebas dari panas dalam dan memberi kesegaran. Ada berbagai varian rasa yang dapat dipilih, mulai dari original hingga buah-buahan seperti jambu, jeruk, dan melon.

Jalani puasa dengan lancar tanpa gangguan pencernaan akibat panas dalam.

Rekomendasi Pilihan



Mudik dari Bandara ke Bandara, Tapi Naik Bus

Sabtu, 24 Juni 2017 20:45

Aku mudik dengan melintasi landas pacu terpanjang di dunia. Inilah pengalaman seru mudikku dua tahun lalu.

Ketua MUI: Kalau Masih Punya Dendam, Jangan Jadi Khatib!

Sabtu, 24 Juni 2017 20:38

Menurut Ma'ruf Amin, seorang khatib harus bisa berlapang dada

Rasulullah Pulang dan Pergi Sholat Ied dengan Rute Berbeda

Sabtu, 24 Juni 2017 19:10

Nabi Muhammad akan berangkat dan pulang menggunakan rute yang berbeda.

Resmi! Pemerintah Tetapkan Idul Fitri Jatuh 25 Juni 2017

Sabtu, 24 Juni 2017 18:59

Sebanyak enam pengamat mengaku telah melihat hilal dan diambil sumpahnya.

Abu Dawud, Imam yang Mengumpulkan Ucapan Rasulullah

Sabtu, 24 Juni 2017 18:03

Abu Dawud merupakan ulama versi kontemporer yang meneruskan tradisi Bukhari, Muslim, dan para pengumpul hadis lainnya.

Innalillahi! Bus Nyelonong Masuk Parit, 4 Orang Tewas

Sabtu, 24 Juni 2017 17:05

Sebanyak 36 lainnya mengalami luka-luka

Gula Darah Naik Turun, Apa Penyebabnya?

Sabtu, 24 Juni 2017 16:30

Insulin sangat penting karena dapat membantu tubuh mengubah glukosa menjadi energi.