6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Wakil Presiden, Jusuf Kalla Dalam Peresmian Vinsi Tower Sebagai Pusat Anti-aging Pertama Di Dunia. (Foto: Dream.co.id/ Ratih Wulan Pinandu)
Dream - Wakil Presiden Jusuf Kalla resmi membuka Vinski Tower sebagai pusat anti-aging pertama di dunia. Dalam sambutannya, Jusuf Kalla berharap agar upaya ini terus dilanjutkan, sehingga berkembang menjadi pusat penelitian dan pelayanan yang mumpuni.
Tak hanya itu saja, Wapres juga setuju bahwa tindakan pencegahan terhadap penyakit menjadi lebih penting untuk saat ini. Namun harus dibarengi dengan pola hidup teratur dan kebiasaan baik dari luar yang mencegah datangnya suatu penyakit.
" Di samping pengobatan sangat penting untuk menjaga faktor dari luar. Perlu kerjasama yang baik dengan dunia kedokteran internasional yang berkembang pesat. Tanpa riset kita hanya akan menjadi konsumen dan ketinggalan," ucapnya saat pembukaan Vinski Tower di Jalan Ciputat Raya, Pondok Pinang Jakarta Selatan, Sabtu,26 Juli 2016.
Selain pusat perawatan kesehatan, di dalam gedung yang terdiri dari 10 lantai ini juga tersapat kantor sekretariat Badan Akreditasi Dunia (WOCPM). Serta ruangan eksklusive bernama Penthouse Hermes Garden yang diperuntukan bagi pelanggan VIP.
Presiden WOCPM, dokter Deby Vinski berkeinginan dapat menciptakan Indonesia sebagai salah satu destinasi 'medical tourism'. Sehingga Vinski Tower siap mengembangkan ilmu preventive medice dengan stemcell autologus dan laboratoriumnya.
" Tindakan pencegahan itu jauh lebih murah dibanding harus mengobati. Dan bukan tidak mungkin Indonesia akan menyusul kesuksesan Korea," tutur Deby menambahkan.
Sejauh ini, sudah terdapat 75 negara yang tergabung menjadi anggota WOCPM. Dan dukungan dari pemerintah menjadi semangat bagi mereka untuk terus berkembang.
" Indonesia beruntung telah memiliki tower anti-aging pertama di dunia yang dilengkapi dengan cell therapy, biodentical hormone, orthopedic dan ini akan menjadi pusat riset para pakar dunia," pungkas Deby.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
