INFOGRAFIS: Tampil Modis Meski #Dirumahaja Yuk!

Reporter : Dwi Ratih
Kamis, 18 Februari 2021 18:33
INFOGRAFIS: Tampil Modis Meski #Dirumahaja Yuk!
Kangen dress up nggak, Sahabat Dream?

Dream - Aktivitas yang lebih banyak dilakukan di rumah membuat kita nggak lagi terpikir menambah koleksi pakaian atau outfit di lemari. Kebanyakan kita akan menundanya untuk pengeluaran lain yang lebih penting.

Bahkan kita sering melihat di laman media sosial banyak orang yang memamerkan tampilan berbusana #dirumahaja dengan koleksi outfit seadanya.

Nggak disangka, cuma berbekal piyama mereka bisa menampilkan gaya busana terbaiknya. Bukan berarti selama #dirumahaja kita tidak bisa tampil stylish, kan?

Buat Sahabat Dream yang kangen banget dress up meski tetap harus #dirumahaja, berikut ada referensi gaya busana yang bisa kamu aplikasikan.

Infografis Dream.co.id© Dream.co.id/Fairus

1 dari 5 halaman

Referensi lainnya..

Infografis Dream.co.id© Dream.co.id/Fairus

Walau tetap harus #dirumahaja, namun jangan lupa untuk selalu terapkan aturan kesehatan jika berkesempatan ke luar rumah seperti 3M (Memakai masker, Menjaga jarak dan menghindari kerumunan, Mencuci tangan pakai sabun) serta 3T (Testing, Tracing, Treatment) yang diimbau pemerintah RI.

 

Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.

2 dari 5 halaman

INFOGRAFIS: Pakai Piyama Saat WFH Bisa Merusak Mental?

Dream - Piyama kini jadi teman setia kita selama #dirumahaja. Mulai dari teman tidur sampai bekerja, piyama jadi andalan dalam berpenampilan.

Nggak tanggung-tanggung, bahkan para pengguna Instagram ramai memamerkan fashion piyama di laman OOTD milik mereka yang menerangkan bahwa piyama is a new fashion.

Apakah Sahabat Dream juga termasuk yang menggunakan piyama selama berkegiatan #dirumahaja?

Tapi, Medical Journal of Australia menemukan fakta bahwa mengenakan baju tidur, seperti piyama dan daster, saat bekerja dari rumah dapat menyebabkan kesehatan mental menjadi buruk.

Infografis Dream.co.id© Dream.co.id/Fairus

Eksperimen tersebut dilakukan kepada staf dan mahasiswa di lima lembaga penelitian medis di Sydney, New South Wales, untuk menilai efek mengenakan piyama terhadap produktivitas dan kesehatan mental yang bekerja dari rumah secara keseluruhan.

Hasilnya, ditemukan bahwa kondisi kesehatan mental menurun lebih banyak dialami peserta yang mengenakan piyama di siang hari (setidaknya sehari dalam seminggu).

Jadi, apakah kamu akan melanjutkan menggunakan piyama selama work from home atau tidak?

Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.

3 dari 5 halaman

Ashanty Idap Autoimun dan Terpapar Covid 19, Bagaimana Cara Penangananya?

Dream - Ashanty mengumumkan dirinya terpapar Covid-19 setelah memperoleh hasil tes swab PCR pada akhir pekan kemarin. Ashanty yang mengidap autoimun mengalami gejala demam, flu, batuk, serta sesak napas di malam hari sebelum dipastikan terpapar Corona.

" Setiap Minggu bunda pasti PCR kaena ada sakit bawaan. Terakhir swab tgl 8 Februari negatif. Sabtu kemarin antigen negatif dan semalam tiba-tiba meriang, flu, batuk, panas tinggi, sesak napas, tadi malam juga di PCR dan subuh hasilnya positif covid,"  tulis Ashanty pada instagram story.

Keluarga Ashanty© Keluarga Ashanty

4 dari 5 halaman

Ashanty tidak sendirian. Hampir seluruh keluarganya, kecuali Anang Hermansyah dan putra bungsunga, juga terkonfirmasi positif Covid-19. Aurel Hermansyah, Azriel Hermansyah dan Arsy Hermansyah dinyatakan ikut tertular wabah dari virus Sar-CoV-2 tersebut.

"  Akhirnya semua di rumah chek juga dan yang positif juga kakak Loly, Arsy dan Jiel. Tolong doanya ya teman-teman semuanya,"  tulis Ashanty.

Punya Penyakit Autoimun

Jauh sebelum dinyatakan Covid-19, wanita berusia 36 tahun ini mengaku memiliki penyakit autoimun dan sempat mendapatkan perawatan di rumah sakit.

Penyakit autoimun merupakan kondisi sistem kekebalan tubuh seseorang yang seharusnya melindungi tubuh dari infeksi virus dan bakteri justru menyerang antibodinya sendiri karena dianggap sebagai benda asing.

Menurut dr. Chaerunisa Utami dari klikDokter, orang yang memiliki kondisi autoimun memang lebih rentan terkena coronavirus ketimbang orang lain yang tidak memiliki kondisi tersebut.

" Orang yang memiliki autoimun, kan, sistem imunnya rendah. Bahkan, sistem imunnya menyerang sel-sel dalam tubuh yang sebenarnya baik. Jadi, bukan tidak mungkin kondisi tersebut akan memburuk ketika ada virus corona dalam tubuh pasien," ujar dr. Chaerunisa dikutip Dream dari KlikDokter, Senin 15 Februari 2021.

 

5 dari 5 halaman

Bagaimana Perawatannya?

dr. Chaerunisa juga menegaskan, buruk atau tidaknya kondisi autoimun ini hanya bisa dipastikan lewat sejumlah tes yang dilakukan di rumah sakit.

Jika pasien tetap mengikuti prosedur perawatan yang ditentukan dan tetap mengonsumsi makanan, minuman, dan vitamin secara teratur, maka kondisi autoimun tidak akan makin buruk.

Langkah awal yang paling dianjurkan adalah dengan mengikuti semua pengobatan yang dianjurkan oleh dokter di rumah sakit. Obat yang disediakan pun juga harus diminum hingga tuntas dan pastikan makan makanan bergizi secara teratur.

dr. Chaerunisa menegaskan jika memiliki gejala-gejala virus corona, sebaiknya jangan menunda untuk cek ke rumah sakit agar penanganan bisa dilakukan sesegera mungkin.

" Tidak hanya untuk penderita penyakit autoimun, ya. Anda yang tidak punya gangguan tersebut juga harus segera cek kondisi dan melakukan rapid test dari pemerintah jika mengalami gejala seperti demam tinggi, batuk, flu, sakit tenggorokan, dan sesak napas," kata dr. Chaerunisa lagi.

Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.

Beri Komentar