Pertamina Hulu Energi Akuisisi PI 3 WK di Kaltim, Salah Satunya di Lokasi Temuan Cadangan Gas Raksasa Tahun 2023
Survei: Dulu Coblos Prabowo, 55 Persen Pemilihnya Kini Bilang Ogah
5 Minuman yang Sebaiknya Dihindari Setiap Hari Jika Ingin Mengurangi Gula
Pertamina dan MedcoEnergi Ambil 10% Hak Partisipasi Sumur Gas di Kaltim Milik Eni S.p.A
Mengapa AC Mobil Listrik Tetap Bisa Aman Menyala Meski Mesin Mati?
Mengapa Ada Orang yang Lebih Sering Mengalami Efek Samping Vaksin? Studi Ungkap Penyebabnya
Dibuka Menguat ke Level 6.109,32, IHSG Bergerak di 2 Zona pada Awal Perdagangan
8 Makanan yang Bisa Redakan Ngidam Makanan Manis Lebih Baik daripada Permen, Menurut Ahli Gizi
Ilustrasi (Foto: Pexels)
Dream – Beras merah tidak sepopuler beras putih. Beras merah biasanya hanya dikonsumi saat sedang menjalani pola hidup sehat atau diet. Kandungan kalori pada beras merah lebih rendah dari beras putih, sehingga banyak manfaatnya.
Beras merah hanya mengalami pengelupasan lapisan paling luar, tidak melalui proses penggilingan. Lapisan inilah yang banyak mengandung vitamin, kalsium, seng, zat besi, mineral, serat dan nutrisi penting lainnya.
Beras merah dapat diolah menjadi berbagai varian makanan sehat. Mengonsumsi beras merah juga dapat membuat perut tidak cepat lapar. Karena kandungan karbohidrat komplek pada beras merah dapat menyuplai energi secara berkala dalam tubuh.
Meski harga beras merah lebih mahal daripada beras putih, tetapi beras merah kaya akan manfaat untuk kesehatan. Berikut manfaat bila rutin mengkonsumsi beras merah.

Beras merah sangat baik dikonsumsi bagi penderita diabetes. Karena memiliki indeks glikemik yang lebih rendah dari beras putih. Sehinggat dapat menurunkan risiko kadar gula dalam darah.
Senyawa serat dan polifenolik yang ditemukan dalam beras merah membantu mengurangi indeks glikemik yang terdapat didalamnya. Selain itu, indeks glikemik yang rendah dapat mengatur kadar gula dalam darah dan produksi insulin.
Kandungan selenium dalam beras merah sangat bermanfaat untuk kesehatan jantung. Karena dapat mencegah terjadinya penyumbatan dalam arteri.
Selain itu, kandungan serat, mineral dan vitamin dalam beras merah dapat memperlancar peredaran darah sehingga membantu meningkatkan kesehatan jantung.
Mengkonsumsi beras merah dapat mengurangi perkembangan plak aterosklerotik dalam pembuluh darah. Sehingga dapat membantu mengurangi risiko serangan jantung.

Beras merah kaya akan serat. Makanan yang kaya serat tentunya sangat baik untuk mencegah obesitas. Beras merah mengandung mangan yang dapat membantu mensintesis lemak tubuh.
Selain itu kandungan dalam beras merah juga membuat seseorang tidak mudah lapar. Sehingga dapat mengendalikan pola makannya.
Beras merah memiliki kandungan antioksidan yang tinggi. Kandungan anti oksidan sangat bagus untuk kesehatan tubuh. Karena kemampuannya dalam menangkal radikal bebas dari berbagai serangan penyakit. Serta mampu mendetoks tubuh dari racun-racun yang berbahaya. Dan lebih efektif untuk mencegah kerusakan DNA.
(Diambil dari berbagai sumber)
Advertisement

3 Kebiasaan Olahraga yang Sebaiknya Mulai Dilakukan Saat Usia Paruh Baya agar Tetap Bugar

Dengarkan Musik yang Tenang Saat Makan, Studi Ungkap Pengaruhnya pada Pilihan Makanan

9 Cara Aneh yang Pernah Dilakukan Manusia untuk Menghindari Wabah Pes

Bukan Sekadar Hantu, Teror Rambut Sewu Berawal dari Dendam Keluarga


Survei: Dulu Coblos Prabowo, 55 Persen Pemilihnya Kini Bilang Ogah

5 Minuman yang Sebaiknya Dihindari Setiap Hari Jika Ingin Mengurangi Gula