Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
(Foto: Youtube)
Dream - Salah satu fakta yang mungkin jarang diketahui orang adalah otak kita menyusut seiring dengan bertambahnya usia. Proses menyusutnya otak ini dalam dunia medis disebut dengan Cerebral Atrophy.
Penyusutan otak dalam jangka panjang ini berdampak pada ketajaman dalam berpikir dan mengingat. Meski tidak bisa dihindari, namun proses ini masih bisa diperlambat.
Sayangnya, kebiasaan dan gaya hidup yang kita jalani bisa membuat proses tersebut berjalan lebih cepat dari yang seharusnya.
Dilansir dari Boldsky, berikut adalah kebiasaan atau gaya hidup yang bisa mempercepat proses penyusutan otak yang harus dihindari.
1. Masih Bermain Gawai Sebelum Tidur

Cahaya yang dihasilkan oleh layar gawai, awalnya akan memengaruhi retina pada mata hingga cepat lelah. Jika dibiarkan terus-menerus, pada akhirnya akan memengaruhi hormon-hormon yang di dalam otak.
Tetap menyalakan gawai sebelum tidur, kita sebenarnya menciptakan situasi yang membingungkan bagi otak kita. Karena otak dipaksa untuk terus aktif. Padahal, saat itu otak sudah waktunya untuk rileks dan siap-siap untuk beristirahat. Jika dibiarkan dalam waktu yang lama, gawai pada akhirnya akan merusak otak kita.
2. Mengonsumsi Obat yang Tidak Perlu

Semua jenis obat (baik yang diresepkan dan yang menyebabkan kecanduan) berdampak pada kesehatan otak kita. Tentu saja, kita tidak bisa menghindari dari mengonsumsi obat yang diresepkan oleh dokter. Karena itu dikonsumsi agar kita sembuh dari penyakit. Lagi pula, dosis yang diberikan juga tidak sampai membahayakan kesehatan kita.
Namun obat penenang yang banyak dijual di pasaran adalah obat yang tidak perlu dikonsumsi secara berlebihan. Karena obat semacam itu akan menghancurkan otak kita dengan cepat.
Hilang ingatan, kerusakan fungsi otak, depresi dan kecemasan adalah efek-efek langsung dari penggunaan obat penenang. Jika dikonsumsi terus-menerus, obat semacam ini bisa menyusutkan otak dalam waktu yang singkat.
3. Terlalu Stres

Kortisol, hormon stres, adalah musuh alami otak. Stres yang diakibatkan masalah pekerjaan dan kemudian dibawa ke rumah atau sebaliknya adalah salah satu faktor yang akan membuat otak menyusut dengan cepat. Jadi cobalah untuk mencari cara untuk melepas stres semacam ini.
4. Sering Dehidrasi

Sering dehidrasi bisa mempercepat proses penyusutan otak. Dehidrasi memengaruhi aliran darah ke otak. Sel-sel otak sebagian besar adalah air dan itulah sebabnya kita harus minum air dalam interval tertentu.
5. Kurang Tidur

Sama seperti jaringan tubuh lainnya, otak juga mengalami perbaikan rutin selama kita tidur. Kurang tidur menyebabkan kelelahan mental. Dalam jangka panjang, kurang tidur berkontribusi banyak pada penyusutan otak. Bahkan, produktivitas akan terpengaruh jika kita tidak tidur dengan benar selama dua hari berturut-turut.
© Dream
6. Makan Junk Food

Yap, junk food sangat buruk bagi jantung dan otak. Kandungan dalam makanan yang diproses, makanan pedas dan junk food secara perlahan akan memyebabkan kerusakan sel dalam otak.
7. Kurang Olah Raga

Olah raga juga bermanfaat untuk otak kita. Otak akan menjadi lebih tajam setelah kita melakukan olah raga. Kurang banyak bergerak sangat buruk bagi kesehatan otak dan akan mempercepat terjadinya Cerebral Atrophy.
8. Kurang Memperhatikan Gizi Makanan

Kekurangan gizi juga buruk bagi kesehatan otak. Karena itu kita harus memperhatikan nilai gizi makanan dan tidak sembarangan mengonsumsi makanan. Otak juga butuh nutrisi dari makanan yang kita konsumsi agar berfungsi dengan baik.
9. Merokok

Merokok akan membuat sebagian jaringan otak menjadi tipis dan mempercepat proses penyusutannya. Selain merokok, minum minuman beralkohol juga buruk bagi kesehatan otak. Intinya, semua jenis stimulan dan obat anti-depresi buruk bagi otak.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh


5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun