Akibat Mengerikan Pasang Kawat Gigi

Reporter : Sugiono
Selasa, 2 Januari 2018 16:16
Akibat Mengerikan Pasang Kawat Gigi
Ternyata dia mendapatkan harapan palsu dari dokter yang memasang kawat giginya.

Dream - Memasang kawat gigi bisa menjadi pengalaman yang menakutkan bagi mereka yang baru pertama kali melakukannya.

Selain itu, jika ada yang tidak beres selama atau setelah proses pemasangan, dibutuhkan banyak uang dan waktu untuk mengatasinya. Hal itulah yang dialami seorang gadis Malaysia, sebut saja Jenny.

Pada tanggal 22 Desember tahun lalu, Jenny membagikan pengalamannya di Facebook setelah memasang kawat gigi di sebuah klinik di Pandan Indah, Ampang, Selangor.

Jika diperhatikan, gigi Jenny sebenarnya masih cukup bagus dan tidak bengkok sama sekali. Namun, dia tetap pergi memasang kawat gigi hanya karena ingin wajahnya terlihat bagus dengan mengubah baris giginya yang dianggap agak menonjol.

Namun ternyata Jenny mendapatkan harapan palsu dari dokter yang memasang kawat giginya.

" Setelah enam bulan, dokter gigi mengatakan kepada saya bahwa kawat gigi sudah siap untuk dilepas. Jadi saya menyelesaikan semua pembayarannya.

" Tapi, setiap saya pergi ke sana untuk mendapatkan tindakan lanjut, tidak ada yang bersedia mencopot kawat gigi saya. Hal ini berlangsung lebih dari setahun," kata Jenny.

1 dari 2 halaman

Gigi Retak Sampai ke Akar dan Gusi Bernanah

Meskipun telah membuat janji sebelum berkunjung, klinik tersebut akan tutup saat Jenny tiba. Akibatnya, secara perlahan-lahan, giginya menjadi longgar dan tidak sejajar.

Jenny kemudian menceritakan pengalaman menakutkan saat memasang kawat gigi di klinik tersebut.

" Saat memoles, dia menempelkan alat itu di gigi saya. Setelah itu dia dengan paksa menariknya keluar, sehingga gigi saya retak. Bibir saya juga berdarah," kenang Jenny.

Menurut Jenny, retaknya sampai ke akar gigi, sehingga menyebabkan infeksi di bagian tersebut. Bakteri di dalam infeksi tersebut terus berkembang biak sampai ada nanah keluar.

Yang meresahkan Jenny adalah kata-kata dokter yang selalu berusaha menenangkan dirinya. Dokter, kata Jenny, terus meyakinkan dirinya bahwa semuanya akan baik-baik saja.

Dokter gigi itu bahkan berkata infeksi saat memasang kawat gigi itu adalah normal seperti yang terjadi pada semua orang.

Untuk menyembuhkan infeksi tersebut, dokter gigi memberinya suntikan, yang justru membuat dirinya lebih menderita. Karena sudah tidak tahan lagi, Jenny mulai mencari dokter gigi lain di Sunway.

2 dari 2 halaman

Terkejut dengan Penjelasan Dokter Gigi yang Baru

Jenny pun merasa terkejut saat mendapat penjelasan dari dokter gigi di Sunway.

" Dokter bilang akar gigi saya sudah rusak. Semua gigi saya sekarang longgar dan harus menjalani perawatan saluran akar. Setelah membuat lubang dengan bor dan membersihkan akar serta sarafnya, dokter memasukkan prostesis ke dalam gusi saya," jelas Jenny.

Jenny menyesal dengan pengalamannya memasang kawat gigi yang tanpa alasan kesehatan tapi hanya demi kosmetik itu.

Selain harus menahan rasa sakit yang luar biasa, Jenny harus mengeluarkan uang ekstra untuk prosedur perawatan dan pembuangan nanah.

Dia juga diberitahu bahwa ada kemungkinan besar gigi yang retak itu bisa lepas dalam waktu lima tahun.

Jenny meminta dokter gigi di Sunway agar memasang kembali kawat giginya. Tapi dia diminta untuk menunggu setidaknya beberapa bulan, karena dokter gigi sebelumnya sudah merusak giginya dengan parah.

Sumber: worldofbuzz.com

Beri Komentar