Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Ali Gneish, 58 Tahun Tak Pernah Minum Air Putih (alarabiya.net)
Dream - Pria 76 tahun asal Kafr El Sheikh, Mesir, Ali Gneish mungkin dapat dikatakan menderita kelainan. Pria ini tidak pernah mengonsumsi air putih, teh, atau kopi selama 58 tahun.
Gneish juga tidak mengonsumsi sayuran dengan kadar air tinggi seperti bayam atau kentang.
Terakhir kali merasakan minuman air kala berusia 18 tahun, Gneish ternyata tidak pernah diperiksa dokter.
Semua berawal pada 1959, tiga bulan setelah dia menikah. Dia merasa sangat kehausan hingga harus minum banyak air untuk menghilangkan dahaga.
Merasa ada yang aneh dalam tubuhnya, Gneish memeriksakan kesehatannya. Dokter kemudian mengatakan air yang telah dia minum menyebabkan peradangan di perutnya.
Dokter lalu menyarankan Gneish berhenti mengonsumsi air putih selama beberapa waktu untuk menyembuhkan peradangan itu. Sayangnya, saran itu tidak manjur.
© Dream
Gneish mengatakan beberapa hari setelah itu, dia mencoba minum air, namun justru merasakan sakit lebih parah. Seorang petani teman ayahnya menyarankan agar Gneish mencoba minum sari tebu. Tetap saja, rasa sakitnya tidak hilang.
Orang itu lalu menyarankan agar Gneish minum sari tebu merah. Kali ini, saran itu manjur.
Sejak saat itu, Gneish terus meminum sari tebu merah. Tapi, dia menemui masalah lantaran di desanya tidak ada mesin penggiling tebu.
Untuk bisa menggiling tebu merah, Gneish harus pergi ke kota yang jaraknya cukup jauh. Masalah tersebut membuat sang ayah, yang kala itu menjabat sebagai kepala desa, berusaha membelikan mesin penggiling tebu dan mendedikasikan desanya sebagai penghasil tebu merah.
© Dream
Gneish pun terus meminum sari tebu merah meski desanya tidak lagi menanam tebu merah. Alhasil, dia menyewa lahan milik petani di kota tetangga khusus untuk menanam tebu merah.
Sementara itu, anak menantunya sampai membelikan mesin pemeras tebu modern didatangkan dari Cina. Sejak saat itu, dia berhenti sepenuhnya dari mengonsumsi makanan atau minuman yang mengandung air.
Meski bertahun-tahun tidak minum air putih, kesehatan Gneish sama sekali tidak terpengaruh. Bahkan, dia tampak lebih sehat ketimbang manusia yang kerap minum air putih.
Sumber: alarabiya.net
Advertisement

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Sering Buang Angin Tanpa Sebab Jelas? Kebiasaan Mengunyah Permen Karet Bisa Jadi Pemicunya

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran

Teori Lipstik: Mengapa Penjualan Lipstik Mewah Bisa Meningkat Saat Ekonomi Memburuk?

Suka Camilan Gurih Dan Renyah? Ini Pilihan Untuk Temani Aktivitas Sehari-hari