Segera Cuci Tangan Setelah dari RS, Infeksi Berbahaya Mengintai

Reporter :
Jumat, 29 Maret 2019 10:15
Segera Cuci Tangan Setelah dari RS, Infeksi Berbahaya Mengintai
Rumah sakit boleh dibilang 'rumahnya kuman'.

Dream - Berkunjung ke rumah sakit merupakan kegiatan yang tidak bisa dihindari. Selain untuk berobat, Sahabat Dream pasti pernah membesuk kerabat atau anggota keluarga yang sedang sakit.

Meski tempatnya para dokter bekerja, rumah sakit boleh dibilang 'rumahnya kuman'. Paparan virus dan bakteri ada di tiap sudut. Meski terlihat bersih, virus dan bakteri bisa menulari kapan pun.

Ada jenis infeksi yang kerap terjadi pada mereka setelah dari rumah sakit, padahal sebelumnya dalam kondisi sehat.

Dunia medis menyebut infeksi ini sebagai infeksi nosokomial atau Health Care Associated Infection (HCAI). Bisa menyerang tubuh pasien, tenaga kesehatan, bahkan pengunjung rumah sakit.

" Ini adalah infeksi yg terjadi di rumah sakit. Sumbernya ada di rumah sakit, misalnya bisa dari lingkungan, pasien lain, tenaga kesehatan, apapun yang ada di rumah sakit," kata dr. Anis Karuniawati,SpMK., Ph.D selaku dokter Spesialis Mikrobiologi Klinis, alam acara diskusi Indonesia Hygiene Forum, di Jakarta, Kamis, 28 Maret 2019.

1 dari 1 halaman

Manfaatkan Cairan Antiseptik

Untuk menghindari hal yang tidak diinginkan, mencuci tangan dengan cairan antiseptik yang sudah disediakan di berbagai sudut rumah sakit menjadi langkah awal dalam mencegahnya.

 5 Kesalahan Fatal Saat Mencuci Tangan

" Mencuci tangan itu sangat penting, seperti sebelum dan sesudah bertemu pasien, sebelum dan sesudah menyentuh pasien bahkan menyentuh peralatan sepertu kasur pasien dan yang lainnya. Itu kan ada potensi dia akan membawa mikroba yang ada di situ," kata dr. Anis

Para penjenguk, lanjut Anis, juga diingatkan untuk mengikuti enam langkah dalam mencuci tangan yang benar. Hal ini dikarenakan tangan memiliki banyak lekukan yang kebersihannya harus benar-benar terjamin.

Petunjuk enam langkah mencuci tangan biasanya dipasang di dinding-dinding wastafel rumah sakit.(Sah)


Laporan Ratih Permata Sari

Beri Komentar
Perjuangan Ria Irawan, Pantang Menyerah Lawan Kanker