Waspadai Down Syndrome pada Anak, Ini Gejalanya!

Reporter : Tantiya Nimas Nuraini
Kamis, 11 Juli 2019 17:47
Waspadai Down Syndrome pada Anak, Ini Gejalanya!
Saat ini sudah banyak kasus anak terindikasi terkena Down Syndrome. Sudah waktunya para orang tua untuk lebih mengetahui tentang Down Syndrome. Yuk simak informasinya berikut ini.

Dream – Apakah kalian sudah tahu mengenai Down Syndrome? Seberapa banyak kalian dengar kasus ini?

Belakangan ini pasti kalian sering mendengar kasus Down Sindrom ini. Moms perlu untuk khawatir loh dengan Down Syndrome yang bisa menyerang anak-anak ini.

Down Syndrome merupakan salah satu gangguan atau masalah yang menyerang pada anak-anak.

Dulu sebagian besar masyarakat akan menganggap down syndrome merupakan suatu yang ditakutkan. Namun, dengan perkembangan jaman serta perkembangan pelayanan medis, down syndrome saat ini sudah tidak lagi menjadi momok yang menakutkan bagi masyarakat.

Bagi kalian yang memiliki anak yang terindikasi down syndrome jangan pernah menganggap hal itu akhir dari segalanya. Anak yang terindikasi itu sebenarnya sama seperti anak lainnya, namun dia hanya membutuhkan perhatian lebih lagi dari pada keluarga.

Sebelum itu, mari para orangtua untuk bisa lebih mengerti dan mengenal apa itu Down Syndrome. Hal itu agar jika ada kasus serupa di dalam keluarga, para orangtua sudah tidak panik dan bisa segera diatasi.

Berikut informasi mengenai apa itu down syndrome hingga gejala yang akan ditunjukkan pada anak yang terindikasi. Yuk simak informasinya :

1 dari 4 halaman

Down Syndrome

Down Syndrome merupakan salah satu kasus yang terjadi karena adanya kelainan genetic pada kromosom. Pada umumnya, sindrom ini akan terindikasi pada anak-anak bahkan pada bayi masih ada dalam kandungan.

Anak yang terindikasi Down Syndrome akan memiliki jumlah kromosom 47 di setiap selnya. Jumlah kromosom inilah yang membedakan anak yang normal dengan anak yang terindikasi down syndrome.

Seharusnya, di setiap orang akan memiliki jumlah kromosom sebanyak 46 di setiap selnya, yang terbagi menjadi 23 sel kromosom berasal dari ibu dan 23 kromosom lainnya berasal dari ayah.

Kelainan genetik kromosom ini dapat menyebabkan terjadinya perbedaan ciri fisik tertentu dan dapat menggangu pembelajaran pada anak.

Kondisi ini akan bertahan sepanjang hidup anak yang telah terindikasi. Namun, dengan perawatan dan penanganan yang baik nantinya bisa membuat sang anak menjadi lebih hidup kembali.

Anak tersebut nantinya mampu untuk beraktivitas secara mandiri seperti yang dilakukan oleh anak normal lainnya. Akan tetapi, tidak sedikit pula sang anak yang harus mendapatkan ekstra perhatian dan bantuan untuk bisa mengurus dirinya sendiri.

2 dari 4 halaman

Jenis Down Syndrome

Terdapat beberapa jenis Down Syndrome yang para orang tua harus ketahui. Berikut merupakan jenis Down Syndrome:

Down Syndrome: Trisomi 21

Down Syndrome Trisomi 21 merupakan jenis down syndrome yang paling sering terjadi pada anak-anak di seluruh dunia.

Pada jenis ini, sang anak mengalami kelainan kromosom nomor 21 di dalam tubuhnya. Pada kromosom nomor 21 ini, terdapat 3 kromosom yang menyebabkan jumlah kromosom pada sang anak menjadi 47 kromosom di setiap selnya.

Down Syndrome: Translokasi

Translokasi di dalam ilmu genetika merupakan sebuah mutase genetik. Mutasi ini menyebabkan adanya pertukaran segmen antara pasangan kromosom dengan kromosom non homolog.

Hal inilah yang menjadi salah satu penyebab utama anak mengalami down syndrome. Kromosom anak yang terindikasi menunjukkan bahwa kromosom nomer 21 translokasi dengan kromosom nomer 14 pada saat pembelahan sel.

Down Syndrome: Mozaik

Down Syndorme Mozaik merupakan salah satu kesalahan dalam pembelahan sel di dalam tubuh sang anak.

Dengan adanya kesalahan dalam pembelahan sel tersebut membuat jumlah pasangan kromoson berbeda dengan sel induk. Kondisi inilah yang menyebabkan anak terindikasi mengalami down syndrome.

3 dari 4 halaman

Penyebab Down Syndrome

Seperti permasalahan dan kelainan lain di dalam masa kehamilan, para dokter belum bisa memastikan penyebab secara pasti anak terindikasi mengalami down syndrome.

Namun terdapat beberapa penyebab yang paling sering ditemukan pada kasus down syndrome yang ada selama ini.

  1. Hamil di atas usia 35 tahun
  2. Memiliki riwayat down syndrome di keluarga
  3. Memiliki riwayat down syndrome pada kehamilan sebelumnya
  4. Kurang konsumsi asam folat pada masa kehamilan

4 dari 4 halaman

Gejala Down Syndrome

Pada beberapa kasus anak yang mengalami down syndrome, terdapat beberapa gejala yang ditunjukkannya dan dapat kalaina lihat secara langsung.

Berikut merupakan gejala dari down syndrome yang harus diperhatikan oleh para orang tua.

  • Ukuran kepala lebih kecil
  • Bagian belakang kepala datar
  • Memiliki penampilan wajah yang khas
  • Mata menjadi agak naik ke atas
  • Ukuran mulut lebih kecil dengan lidah yang terjulur
  • Muncul Brushifield (bintik putih di bagian mata yang berwarna hitam)
  • Ukuran leher lebih pendek
  • Kulit leher bagian belakang terlihat mengendur
  • Otot tidak terbentuk sempurna
  • Terdapat celah di antara jari kaki pertama dengan kedua
  • Ukuran telapak tangan lebar dengan jari yang pendek
  • Berat badan yang kecil dari anak seusianya
  • Tinggi badan yang kecil dari anak seusianya

(ism, Sumber: Hello Sehat dan Dokter Sehat)

Beri Komentar
Detik-detik Bom Bunuh Diri Meledak di Polrestabes Medan