6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Dream – Indonesia kembali mengajukan permohonan tambahan kuota jemaah haji kepada Pemerintah Kerajaan Arab Saudi. Kali ini, Indonesia meminta tambahan kuota untuk 29 ribu orang. Jika disetujui, jumlah jemaah haji Indonesia dapat mencapai 250 ribu orang.
Hal itu disampaikan oleh Duta Besar Indonesia untuk Saudi, Agus Maftuh Abegebriel, setelah rapat koordinasi di Kantor Urusan Haji Daerah Kerja Mekah, Minggu 12 Agustus 2018. Pertemuan itu dihadiri oleh Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin, Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi, dan perwakilan Pemerintah Saudi.
Agus mengatakan permintaan penambahan kuota merupakan salah satu agenda diplomasi. Selain itu, Indonesia juga meminta adanya perbaikan dan penambahan sejumlah fasilitas haji. " Terutama di Mina, seperti yang sering disampaikan Pak Menteri Agama," kata dia.
Menurut Agus, saat ini kondisi Mina sangat tidak memungkinkan untuk penambahan jemaah. Dalam kuota sekarang yang berjumlah 221 ribu, jemaah haji harus berdesak-desakan di tenda yang kapasitasnya terbatas.
Perluasan tenda tidak memungkinkan. Secara syariat, daerah Mina tidak bisa diperluas ke samping. Pilihan yang ditawarkan ke Saudi beragam. Mulai pemasangan tenda bertingkat hingga pembangunan akses dan pemukiman baru di luar Mina.
Mengenai penambahan kuota itu, Lukman punya pendapat lain. Menurut dia, perlu dicermati betul sebelum kuota benar-benar ditambah.
" Kalau jemaah haji kita makin banyak tapi tidak diimbangi dengan infrastruktur yang cukup, justru bisa menjadi tragedi kemanusiaan yang luar biasa," kata Lukman.
Menurut Lukman, Saudi harus menambah daya tampung Mina. " Selama itu belum dilakukan, menambah kuota akan memicu persoalan yang menyangkut keselamatan jiwa jamaah haji kita," ucap dia.
Laporan jurnalis Dream, Maulana Kautsar, dari Tanah Suci
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
