Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Tim Delegasi Haji India (Foto: Maulana/ Dream)
Dream - Manajemen haji Indonesia rupanya banyak diakui oleh negara lain. Melihat pengelolaan haji Indonesia yang cukup mumpuni, Kantor Misi Haji India berdiskusi dengan pimpinan Daerah Kerja Madinah.
Wakil Kepala Urusan Haji India Haji Syekh Jina Nabi, mengatakan, tujuan kedatangan untuk berdiskusi mengenai pengelolaan haji. " Kita berdiskusi mengenai makanan, tranportasi, dan kesehatan. Insya Allah usai berdiskusi India dapat memperbaiki layanan haji," kata Jina, Sabtu, 1 September 2018.
Kepala Daerah Kerja Madinah, Muhammad Khanif mengatakan, delegasi India yang datang mengapresiasi sistem penyelenggaraan haji Indonesia. Delegasi India mengatakan, Indonesia mampu mengelola jemaah haji dalam jumlah banyak dengan sistem yang baik.
" Itu yang mereka katakan langsung kepada kita," ujar Khanif.
Khanif mengatakan, jumlah jemaah Indonesia terbesar di dunia, yakni 221ribu orang. Sementara India, memiliki jemaah haji sekitar 175ribu orang.
" Terdiri dari 135ribu haji reguler dan 45 ribu haji khusus," ucap dia.
Sebetulnya kedua negara memiliki banyak kesamaan. Mulai dari sistem masa tinggal mencapai 40 hingga 42 hari di Arab Saudi, hingga penggunaan tempat pemondokan baik jemaah maupun petugas, sama-sama sistem sewa.
Satu-satunya perbedaan ialah pada sistem penentuan masa pemberangkatan jemaah haji. India, kata Khanif, menggunakan sistem pengundian untuk menentukan jemaah haji yang berangkat. Adapun Indonesia menggunakan sistem pemberangkatan sesuai nomor antrean.
" Melihat sistem tersebut dianggap bagus, India tertarik, katanya tahun depan akan mencontoh dan mengubah model pemberangkatan jamaahnya," ujar dia.
Selain ingin belajar, kedatangan para delegasi misi haji India itu, ingin meningkatkan kerjasama kedua negara dalam urusan haji.
" Mereka beranggapan bahwa kerjasama dalam berbagai hal ini perlu ditingkatkan, karena untuk kepentingan jamaah haji seluruh dunia," kata dia.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya