Jalan Ekonomi Hijau Indofood
Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya
JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Dream - Kepala Satuan Tugas Mina, Muhammad Khanif, mendesak maktab atau penanggung jawab pemondokan memfasilitasi jemaah haji yang ingin menjalankan nafar tsani.
" Semua harus difasilitasi, tidak ada alasan maktab tidak memfasilitasi," ujar Khanif, dalam keterangan tertulisnya, Jumat 24 Agustus 2018.
Khanif juga meminta petugas menyisir jemaah yang akan diberangkatkan ke Mekah. Bagi jemaah yang tertinggal, dia akan menanggung jemaah haji yang tertinggal karena pilihan nafar yang dilakukan.
" Kalaupun ada yang masih tertinggal, kita yang berkewajiban memberangkatkan," ujar dia.
Sejak Kamis sore, 23 Agustus 2018, jemaah haji yang mengambil nafar awal telah berangsur menuju hotel masing-masing di Mekah. Jemaah yang telah kembali ke Mekah akan melanjutkan prosesi haji, yaitu thawaf ifadhah dan sa'i.
Nafar awal merupakan keberangkatan jemaah haji dari Mina pada waktu awal, paling lambat sebelum terbenam matahari pada 12 Dzulhijah. Sedangkan nafar tsani atau nafar akhir, merupakan prosesi keberangkatan jemaah haji meninggalkan Mina pada 13 Dzulhijah setelah melontar jamarat Ula, Wustha, dan Aqobah.
Laporan jurnalis Dream, Maulana Kautsar, dari Tanah Suci
Advertisement

Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia


Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya

JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha