Alquran Mini Hantarkan Pria Afghanistan Ini Berhaji

Reporter : Sandy Mahaputra
Jumat, 29 Agustus 2014 11:18
Alquran Mini Hantarkan Pria Afghanistan Ini Berhaji
Pria Afghanistan berusia 57 tahun ini mampu pergi haji berkat ketekunannya berjualan.

Dream - Menunaikan ibadah haji sekali seumur hidup adalah impian setiap muslim, tak terkecuali Kamil Agha. Pria 57 tahun asal Afghanistan ini menjadi satu dari hampir 24 ribu warga Afghanistan yang beruntung mewujudkan impiannya menunaikan ibadah haji tahun ini.

" Saya sudah lama menunggu untuk hari ini," kata Agha. " Anak-anak saya bekerja keras untuk mendapatkan uang dan menyimpannya untuk saya sehingga bisa pergi naik haji."  

Seperti ribuan orang Afghanistan lainnya, Agha telah bekerja selama bertahun-tahun berjualan Alquran mini di ibukota Kabul untuk mendapatkan uang agar bisa memenuhi impian hidupnya.

Setelah mendapatkan dana yang cukup, Agha masih harus bersabar. Pria ini harus menunggu tiga tahun untuk bisa mewujudkan mimpinya tersebut karena pemerintah Afghanistan menerapkan skema haji baru.

Sebelumnya, calon jamaah haji di Afghanistna dipilih setiap tahun melalui sistem pemungutan suara dan disesuaikan dengan kuota di masing-masing distrik. Namun kini, seperti di Indonesia, pemerintah Afghanistan menerapkan sistem baru berupa tabungan haji. Calon jamaah harus menyetor dana selama tiga tahun sebagai biaya naik haji.

Meski mendapat kritik karena harus menyetor uang di muka untuk naik haji, pemerintah Afghanistan menegaskan sistem ini sudah populer di negara-negara seperti Turki, Iran dan Malaysia.

Samiullah Moosazai, wartawan senior percaya sistem tersebut akan mendapat momentum meski itu akan memakan waktu.

" Tingkat kepercayaan pada lembaga negara sangat tipis pada saat ini. Orang menjadi skeptis saat menyetor dana dalam jumlah besar kepada kementrian selama tiga tahun," kata Moosazai seperti dikutip Dream dari OnIslam.net, Jumat, 29 Agustus 2014. 

Bagi jamaah haji asal Afghanistan, tahun ini biaya haji turun sekitar 10 persen dari US$ 3.050 menjadi US$ 2.700. Penurunan ini imbas dari diskon khusus untuk harga tiket pesawat dan biaya akomodasi dari kerajaan Arab Saudi.

Kementerian Agama dan Haji Afghanistan mengatakan pemerintah Arab Saudi telah memangkas kuota untuk jamaah haji Afghanistan sebesar 20 persen tahun ini.

Pihak berwenang Saudi telah mengurangi jumlah jamaah haji secara global menyusul masih berlangsungnya pekerjaan perluasan di sekitar Masjidil Haram.

Jika proyek perluasan selesai, Masjidil Haram diharapkan mampu menambah sekitar 150.000 jamaah.

Beri Komentar
Jangan Lewatkan
More