Jalan Ekonomi Hijau Indofood
Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya
JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Yaya Toure (asia.eurosport.com)
Dream - Mencoba menjadi seorang muslim yang taat, superstar Manchester City, Yaya Toure menegaskan lebih suka tinggal di rumah sebagai seorang pria berkeluarga. Dia menghindari gangguan yang tidak diinginkan dari penggemar wanita.
Yaya akan bersembunyi untukmelarikan diri dari penggemar wanitanya. Bahkan dia harus sering mengganti nomor telepon karena para penggemar wanitanya paling mudah mendapatkan nomor pribadinya.
" Tapi Anda tidak bisa hidup tanpa telepon, karena ada hal-hal lain yang perlu ditangani setiap hari," kata Yaya, dikutip OnIslam.net dari Sunday People.
Yaya kadang tidak mengerti mengapa para gadis bertingkah seperti itu. " Itu memalukan," katanya.
Pesepakbola muslim yang taat ini telah menikah dengan wanita bernama Gineba. Namun, hal itu tidak menghalangi penggemar wanitanya untuk terus mengikuti ke mana pun Yaya pergi.
" Bahkan ada satu penggemar wanita yang secara terbuka merayu saya. Itu benar-benar mengejutkan! Dia meminta nomor telepon saya dan saya memberinya nomor yang salah agar jauh dari dia," katanya.
" Saya sudah menikah. Istri saya sudah cukup bagi saya. Saya suka damai dan itulah cara saya hidup," tambahnya.
Yaya mengaku lebih suka untuk menghindari orang banyak, tinggal di rumah dan mendengarkan musik klasik. " Saya tidak ingin lelah dengan mendengar musik yang hingar-bingar," katanya.
Yaya adalah superstar Liga Inggris dan pernah mendapat gelar sebagai salah satu pemain yang bersinar tahun 2005 oleh jaringan televisi olahraga Eurosport.
Musim lalu, pemain tengah ini mencetak 20 gol di Liga Inggris saat Man City memenangkan titel bulan Mei 2014.
Sebelum bersama Man City, Yaya pernah memperkuat klub raksasa asal Spanyol, Barcelona FC. Sejak pertama kali gabung Barca, Yaya tak pernah menyembunyikan agamanya. Dia punya prinsip tidak ada pertentangan antara menjadi seorang pemain sepak bola profesional dan muslim. (Ism)
Advertisement

Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia


Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya

JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha