Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi
Dream - Bagi Abdul-Karim Herbert, masyarakat Eropa adalah masyarakat yang tidak menganggap penting sebuah agama.
Jika pun ada yang tertarik dengan agama, maka mereka mencari kebenaran adanya Tuhan. Sosok yang mampu membawa kedamaian dan ketenangan ke dalam hidup mereka yang penuh kebimbangan dan masalah.
Kebenaran yang juga selama ini ingin dicari oleh Herbert sebagai salah seorang masyarakat Eropa.
Sebuah keinginan untuk mencari kebenaran muncul dalam hati Herbert. Keinginan itu datang ketika dia melihat banyak keraguan yang semakin meningkat terkait keyakinannya selama ini.
Keyakinan lamanya selalu menekankan untuk selalu beriman tanpa perlu mencari-cari bukti atau melakukan perdebatan.
Setiap kali ia mengutarakan keraguan dan perdebatan batin yang dialaminya, Herbert selalu disarankan untuk membuangnya jauh-jauh dari pikirannya dan menerimanya tanpa syarat apapun.
Namun hasrat Herbert untuk mencari kebenaran terus saja membuncah hingga suatu hari dia bertemu dengan iman dan hukum Tuhan yang tak terbantahkan, yakni Islam.
Pertemuan Herbert dengan Islam terjadi saat ia berjumpa dengan seorang muslim kulit putih yang saleh dan memiliki pengetahuan Islam yang sangat luas.
Meski dia lahir dalam tradisi dan budaya Eropa, namun orang itu dengan bangga menyatakan bahwa dia seorang muslim.
Pria muslim itu menandaskan bahwa melalui Islam, dia menikmati kepuasan batin dan ketenangan jiwa dalam hidup.
Pernyataan pria tadi ternyata mengisi relung hati Herbert dengan perasaan takjub. Hati Herbert bertanya apa ada agama yang bisa memberikan kepuasan batin dan ketenangan jiwa bagi pemeluknya? Pikiran tersebut mengundang Herbert untuk lebih dalam mempelajari Islam.
Kini, setelah mempelajari Islam, Herbert mengatakan Islam membantu umatnya dalam menyelesaikan semua urusan dan mengatasi kesulitan mereka. Islam akan menghapus semua keraguan dan kecurigaan yang timbul dalam hati orang-orang yang memeluk ajaran dan keyakinan agama lain.
Salah satu ajaran yang paling penting dari Islam yang mempengaruhi hati Herbert adalah Islam tidak memanggil manusia untuk tunduk tanpa berpikir dan melakukan refleksi diri.
Manusia diundang untuk berpikir dan merenungkan secara mendalam dan jelas setiap ajaran Islam melalui skala pemahaman dan kebijaksanaan sebelum menerimanya. Dalam Islam, Allah SWT adalah sumber dari segala sumber keadilan.
Herbert pun berkesimpulan, melalui ajarannya yang lembut dan indah itulah, pemeluk Islam yang sejati bisa merasakan kepuasan batin dan ketenangan dalam jiwanya. Islam adalah agama permanen, kode hukum independen yang menjamin manusia kekal dalam kemakmuran, kehormatan dan kemenangan tak berujung.
Melalui studi ekstensif, intensif dan analitis kuat terhadap Islam, Herbert pun akhirnya memutuskan untuk menjadi mualaf.
(Ism, Sumber: OnIslam.net)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya