Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Replika Kota Jeddah Di Masa Lalu (susieofarabia.wordpress.com)
Dream - Situs bersejarah Kota Jeddah akan dimasukkan dalam daftar warisan budaya dunia oleh UNESCO. Hal itu diumumkan Pangeran Sultan bin Salman, Ketua Komisi Saudi untuk Pariwisata dan Purbakala (SCTA).
Dikutip dari Saudi Press Agency, Pangeran Sultan menyampaikan apresiasi kepada Penjaga Dua Masjid Suci Raja Abdullah, Putra Mahkota Salman, wakil perdana menteri dan menteri pertahanan, dan wakilnya Pangeran Muqrin, atas dukungan mereka untuk pencapaian bersejarah ini.
Pangeran Sultan mengatakan keputusan itu menjadi bukti posisi historis Arab Saudi, memiliki warisan budaya yang kaya dan posisi tinggi dalam sejarah. Ia juga memuji upaya yang dilakukan mantan gubernur Mekah Pangeran Majed, Pangeran Abdul Majeed dan Pangeran Khaled Al-Faisal dalam meningkatkan citra kota.
Wilayah historis Jeddah terletak di pusat kota Jeddah, di sepanjang pantai barat Kerajaan Arab Saudi di Laut Merah.
Beberapa sumber sejarah mengacu pada sejarah Jeddah ke era sebelum Islam. Namun, titik perubahan besar dalam sejarah Jeddah terjadi di era Khalifah Rashidi Utham Ibn Affan pada 647 Masehi.
Ketika itu ia memerintahkan pemindahan penerimaan jamaah haji melalui pelabuhan. Hingga saat ini, Jeddah tetap menjadi rute utama bagi jamaah haji untuk untuk menuju Mekah, baik melalui darat, laut dan udara.
Wilayah historis Jeddah dianggap sebagai salah satu daerah yang paling penting di kota Jeddah karena keasliannya, perencanaan dan arsitekturnya yang unik. Jeddah berisi banyak tempat dan bangunan bersejarah seperti benteng dan jembatan lama Jeddah, daerah hunian kuno (Al-Mazloom, Al-Sham, Al-Yaman, dan Al-Bahar).
Tidak itu saja, ada juga sejumlah masjid bersejarah seperti Masjid Ibn Affan Uthamn, Masjid Al-Shafeey, Masjid Al-Basha, Masjid Ukash, Masjid AI-Meamar, dan Masjid Al-Hanafi.
Sejumlah pasar tua juga ada di sini, seperti Al-Nada, AI-Khasequiyyah, Al-Alaweey, pasar khusus perhiasan Al-Saghah dan sejumlah besar bangunan warisan jaman dulu yang semuanya masih digunakan hingga kini.
Wilayah historis Jeddah dianggap memiliki pola dan arsitektur yang unik, khususnya di zona Laut Merah. Keunikan tersebut meliputi bangunan perumahan yang indah dan istana yang masih mempertahankan ciri-cirinya sebagai sebuah kota Islam Arab asli. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya