Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Desa Lauterbrunnen, Swiss (Sumber: Amusing Planet)
Dream - Bak di negeri dongeng, desa Lauterbrunnen yang ada di kaki pegunungan Alpen ini begitu indah dan memenuhi kriteria tempat tinggal idaman bagi kebanyakan orang.
Udara sejuk, suasana tenang ditambah panorama alam yang mengagumkan dijamin membuat siapa saja jatuh hati dan berharap tinggal di tempat ini.
Namun dari semua kelebihan yang dimiliki Lauterbrunnen, satu yang paling istimewa adalah keberadaan air terjun yang 'mengepung' wilayah desa tersebut.
Lauterbrunnen berada di lembah yang memiliki nama sama dengan desa ini. Lembah Lauterbrunnen terletak sekitar 70 km dari kota Bern, Swiss dan disebut-sebut sebagai lembah paling indah di Eropa.
Bagaimana tidak, lembah yang memiliki lebar 1 km ini memiliki 72 air terjun yang menyembur dengan indahnya dari puncak tebing ke dalam lembah.
Lanskap desa Lauterbrunnen tampak seperti lukisan, dikelilingi dinding tebing terjal dengan rata-rata tinggi 300 meter serta terdapat tiga gunung di sisi-sisinya, yakni gunung Eiger, Monch, dan Jungfrau. Nama Lauterbrunnen sendiri berarti 'banyak mata air'. Penamaan ini didasarkan pada keberadaan 72 air terjun yang ada di sekeliling desa ini.
Dari sekian banyak air terjun yang ada di sana, ada satu yang paling terkenal di kalangan wisatawan, yakni air terjun Staubbach. Staubbach memiliki ketinggian 300 meter dan menjadi salah satu air terjun tertinggi di Eropa.
Keindahan desa Lauterbrunnen yang dramatis telah banyak mengundang rasa penasaran. Tak hanya memancing kedatangan wisatawan dari berbagai belahan dunia, desa ini pun kabarnya telah banyak menginspirasi musisi dan penulis terkenal dunia dalam menciptakan karya-karya fenomenal mereka. Tak ayal, desa ini pun dinobatkan menjadi salah satu Situs Warisan Dunia UNESCO pada tahun 2001 silam.
(Ism, Sumber: Amusing Planet)
Advertisement

Berawal dari Penyakit Misterius dan Mayat Membusuk, Begini Sejarah Mitos Vampir yang Mendunia

3 Jenis Makanan yang Sebaiknya Dihindari Sebelum Olahraga, Menurut Ahli Gizi

IHSG Dibuka Menguat Tipis, Investor Waspadai Aksi Profit Taking

Sering Minum Boba? Ini 5 Dampaknya bagi Tubuh, dari Gula Darah hingga Asupan Antioksidan

Mau Nonton Grand Final AXIS Nation Cup 2026? Ini Cara Daftar dan Datang ke Istora Senayan

Sambut Tren Warna 2027, JOTUN Hadirkan 24 Warna dalam Koleksi JOURNEYS

16 Tim Futsal Pelajar Siap Berlaga di Grand Final AXIS Nation Cup 2026, Ini Daftarnya