CONNECT WITH US!
CONNECT WITH US!

Masjid Gorontalo Ini Dibangun untuk Mahar Pernikahan

Reporter : Eko Huda S | Senin, 18 Januari 2016 07:41
Masjid Hunto Sultan Amay (kemenag.go.id)
Masjid Hunto Sultan Amay didirikan oleh Sultan Amay pada tahun 1495. Dibangun sebagai mahar pernikahannya dengan Putri Boki Antungo.

Dream - Hunto Sultan Amay. Inilah masjid dengan sejarah unik. Tempat ibadah di selatan Kota Gorontalo itu dibangun sebagai mahar pernikahan.

Nama Hunto merupakan singkatan dari “ Ilohuntungo”. Artinya basis atau pusat perkumpulan agama Islam. Sementara nama Sultan Amay merujuk pada salah seorang pemimpin Kerajaan Gorontalo yang pertama kali memeluk Islam.

Masjid Hunto Sultan Amay didirikan oleh Sultan Amay pada tahun 1495. Masjid tertua di Gorontalo ini merupakan mahar pernikahannya dengan Putri Boki Antungo, anak perempuan Raja Palasa dari Mautong Sulawesi Tengah.

Mahar masjid ini merupakan permintaan keluarga Sang Putri saat Sultan Amay berniat menikahinya tak lama setelah mengikrarkan diri masuk Islam.

Sejak awal, masjid ini dijadikan basis perkembangan agama Islam di kota berjuluk “ Serambi Madinah” ini. Sultan Amay mengundang bahkan ulama terkemuka Arab Saudi, Syekh Syarif Abdul Aziz, untuk menyebarkan Islam. Makam syekh itu kini bisa ditemui di masjid ini.

Masjid yang dibangun di atas tanah 12 x 12 meter ini terletak berada di Kelurahan Biawu, Kecamatan Kota Selatan, Kota Gorontalo. Saat ini tercatat sebagai cagar budaya pada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Gorontalo.

Bangunan utama masjid ini masih terjaga keasliannya. Begitupun dengan keberadaan Makam Sultan Amay dan Syekh Syarif Abdul Aziz yang terletak di depan pengimaman.

Sedangkan pada bagian depan dan samping telah dibangun beberapa ruangan tambahan. Di depannya kini ada ruangan tambahan seluas 60 meter persegi, dan di sebelah utara ruang utama juga dibangun ruangan tambahan dengan ukuran 8 x 12 meter.

“ Ini bangunan bersejarah dan sudah menjadi cagar budaya, sayang kalau tidak dijaga dan diberdayakan,” kata Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Sultan Amay, Syamsuri Kaloku, sebagaimana dikutip Dream dari laman kemenag.go.id.

Syamsuri mengatakan, perhatian pemerintah terhadap masjid kuno ini masih kurang. Pemerintah sebenarnya pernah mengucurkan dana operasional. Namun saat ini sudah terhenti.

“ Sekarang kami swadaya menutupi kebutuhan operasional masjid,” tambah dia. Warga sekitar berharap Kementerian Agama memberi bantuan untuk mendirikan Perpustakaan Islam di salah satu ruangan yang ada. (Ism)

Kinoy galau gaes... - KapanLagi #LUPAINMANTAN

Rekomendasi Pilihan



LBH Pers Sayangkan Pemidanaan Pemberitaan Tirto.id

Kamis, 27 April 2017 19:13

LBH Pers menyarankan keberatan terhadap pemberitaan seharusnya dilakukan lewat hak jawab atau pengaduan ke Dewan Pers

Aneka Gas Industri Tawarkan Sukuk Rp500 Miliar

Kamis, 27 April 2017 18:43

Penawaran sukuk ijarah akan dilakukan bertahap dalam dua tahun ke depan.

Tips Tetap Terlihat Santai dalam Balutan Rok Panjang

Kamis, 27 April 2017 18:29

Menurut Fitri, saat percaya diri mengenakan warna-warna terang akan membuat penampilan makin kece.

Lantunkan Doa Ini Saat Terbangun di Tengah Malam

Kamis, 27 April 2017 18:19

Bangun di tengah malam tentu mengganggu istirahat.

#BBM Satu Harga Viral di Sosmed, Ada Apa?

Kamis, 27 April 2017 17:44

Pemerintah mencanangkan program BBM Satu Harga untuk mewujudkan keadilan energi.

Tak Banyak yang Tahu, Henna Bermanfaat Merawat Rambut

Kamis, 27 April 2017 17:29

Ternyata memakai henna pada rambut juga dapat mengatasi ketombe yang membandel.

Impian Gersena Bangun Pesantren dari Somalia Hingga Amerika

Kamis, 27 April 2017 17:15

Gersena merupakan agenda tahunan yang digelar setiap tanggal 27 April.