Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
(Foto: Ilustrasi/Shutterstock)
Dream - Kumpul bersama teman serasa kurang lengkap tanpa gorengan. Gorengan seperti tahu, bakwan, tempe, hingga pisang goreng sering kali menjadi kudapan yang dihidangkan sehari-hari.
Padahal, makanan yang digoreng seharusnya dihindari. Penyebabnya, makanan jenis ini mengandung kalori cukup besar. Dalam satu makanan yang digoreng, setidaknya terdapat satu sendok makan minyak atau setara dengan 100 kalori.
Mau tahu kadar kalori di sepotong tahu? Jumlahnya 75 kalori. Setelah digoreng, tahu goreng itu bisa menjadi 175 kalori per potong. Inilah yang menyebabkan obesitas dan berpotensi penyakit stroke, diabetes, hingga jantung.
Banyak makan gorengan juga bisa meningkatkan kandungan trigliserid atau lemak dalam darah. Lama kelamaan, lemak bisa menimbun dan menyumbat pembuluh darah. Apalagi jika kurang berolahraga atau melakukan gerakan fisik.

Saat makan gorengan, tubuh juga tidak mendapatkan asupan gizi yang dibutuhkan karena kandungan di dalam makanan tersebut rusak. Zat gizi tidak tahan panas.
Terlalu banyak atau sering makanan gorengan memicu iritasi pada tenggorokan. Inilah yang menyebabkan radang, tenggorokan kering, hingga panas dalam.
Untuk mengatasi panas dalam dan radang tenggorokan, kamu perlu menghindari gorengan dan meminum Larutan Penyegar Cap Badak. Dibuat dari bahan herbal alami, Larutan Penyegar efektif menyembuhkan panas dalam dan gejalanya.

Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam