Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
(Foto: Ilustrasi/Shutterstock)
Dream - Angka obesitas di Indonesia terus naik. Tahun 2007 jumlah obesitas pada perempuan menurut Kementerian Kesehatan menunjukkan angka 15 persen. Sembilan tahun kemudian angkanya melonjak menjadi 35 persen.
Peningkatan ini terjadi akibat pola makan yang salah dan tinggi lemak. Hal ini jadi perhatian khusus karena dapat memicu penyakit serius seperti diabetes tipe dua dan hipertensi.
Diet rendah lemak merupakan salah satu solusi yang paling tepat untuk mengurangi berat badan yang berlebih. Diet rendah lemak yang sehat akan memenuhi seluruh kebutuhan nutrisi yang dibutuhkan tubuh.
Berikut hal-hal yang harus diperhatikan dalam menjalankan diet rendah lemak:
1. Hindari Mengonsumsi Lemak Berlebih
Tubuh membutuhkan lemak, tetapi terlalu lemak dapat menyebabkan kolesterol. Perhatikan juga jumlah asupan yang mengandung tinggi lemak jenuh dan lemak trans serta kurangi penggunaan minyak dalam proses memasak.

2. Selalu Baca Label Gizi pada Makanan Kemasan
Selalu baca label gizi pada makanan yang Anda konsumsi, hindari konsumsi makanan yang mengandung lemak tinggi, tetapi carilah produk makanan yang memiliki klaim rendah lemak.
3. Masukan Sayur dan Buah ke dalam Menu Harian
Buah dan sayur wajib ada dalam daftar diet rendah lemak Anda. Pastikan Anda setiap hari tetap mendapat asupan vitamin yang berasal dari buah dan sayur.
Untuk hasil yang optimal, lakukan olahraga secara teratur dan hilangkan kebiasaan buruk yang bisa merusak kesehatan. Tambahkan dengan mengonsumsi asupan kesehatan tambahan yang sesuai.
Melabic, herbal yang terbuat dari 100 persen bahan-bahan alami yang selain mampu mengendalikan kadar gula juga dapat menurunkan kolesterol. Milabic tidak memiliki efek samping sehingga aman dikonsumsi baik penderita diabetes maupun mereka yang ingin menjaga kesehatan. Info lebih lanjut klik di sini.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya