Ingin Memperlambat Penuaan? Studi Ungkap Hal yang Mungkin Membantu dan yang Ternyata Tak Banyak Berpengaruh
Sudah Tidur 8 Jam tapi Tetap Lelah? Bisa Jadi Anda Kekurangan 7 Jenis Istirahat Ini
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Sering Merasa Orang Lain Tidak Menyukai Anda? Bisa Jadi Ini Hanya ‘Liking Gap’
Pertamina Hulu Energi Akuisisi PI 3 WK di Kaltim, Salah Satunya di Lokasi Temuan Cadangan Gas Raksasa Tahun 2023
Spa and Wellness Jadi Bagian dari Gaya Hidup Urban, Ini Manfaatnya bagi Tubuh dan Pikiran
Survei: Dulu Coblos Prabowo, 55 Persen Pemilihnya Kini Bilang Ogah
5 Minuman yang Sebaiknya Dihindari Setiap Hari Jika Ingin Mengurangi Gula
Desainnya Akan Diambil Dari Masjid Ortakoy Di Istanbul (dailytourstoistanbul.com
Dream - Pemerintah Kuba menyediakan sebidang tanah untuk pembangunan masjid di Havana. Bangunan itu didirikan tepat di mana Christopher Columbus disebutkan pernah melihat masjid berdiri di Kuba beberapa abad yang lalu.
Tanah seluas 2 hektar tersebut terletak di distrik Havanan Lama dan siap untuk dibangun masjid di atasnya, seperti yang diusulkan oleh Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan pekan lalu.
" Pembangunan masjid itu merupakan proyek prioritas kami dan itu terwujud berkat kunjungan bilateral muslim Turki dan Kuba," Mustafa Tutkun, pejabat di Direktorat Urusan Agama Turki (Diyanet) kepada Daily Vatan, pekan kemarin.
Ditambahkan Tutkun, Diyanet telah bernegoisasi soal kemungkinan kerja sama pembangunan masjid antara pemerintah Kuba dan Turki. " Tanah untuk pembangunan masjid bahkan sudah disediakan."
Mengenai konstruksi dan struktur masjid, Tutkun mengatakan desainnya akan diambil dari Masjid Ortakoy di Istanbul. " Kami akan membangun sebuah masjid yang mirip dengan Masjid Ortakoy."
Sementara itu untuk dana pembangunan masjid, Diyanet sudah menyiapkannya. Tapi pemerintah Kuba meminta negara-negara yang tergabung dalam Organisasi Kerjasama Islam (OKI) yang menyiapkan dananya.
" Kami sebenarnya sudah siap untuk mendanai pembangunan masjid tersebut," kata Tutkun.
Rencana pembangunan masjid pertama di Kuba itu telah diumumkan pekan lalu oleh Erdogan, yang menyebut bahwa daratan Amerika ditemukan oleh pelaut muslim 300 tahun sebelum ekspedisi laut Christopher Columbus.
Erdogan mendasarkan pernyataannya itu pada sebuah buku harian Columbus yang mengatakan ada masjid di sebuah bukit di Kuba. Namun klaimnya itu justru jadi bahan ejekan dunia Barat dan beberapa media Turki.
Tak terima, Erdogan balik menyerang dengan mengatakan muslim memang benar-benar telah menemukan Amerika sebelum Columbus. Dia juga menyebut yang mencemoohnya adalah sekelompok orang yang tidak punya kepercayaan diri.
Erdogan bahkan mendesak sekolah-sekolah di Turki untuk mengajarkan tentang kehebatan ilmuwan-ilmuwan muslim.
(Ism, Sumber: OnIslam.net)
Advertisement

Aroma Parfum yang Lagi Tren Ini Ternyata Bisa Bantu Tidur Lebih Nyenyak, Studi Ungkap Rahasianya

8 Makanan yang Bisa Redakan Ngidam Makanan Manis Lebih Baik daripada Permen, Menurut Ahli Gizi

Dibuka Menguat ke Level 6.109,32, IHSG Bergerak di 2 Zona pada Awal Perdagangan

Mengapa Ada Orang yang Lebih Sering Mengalami Efek Samping Vaksin? Studi Ungkap Penyebabnya


Sudah Tidur 8 Jam tapi Tetap Lelah? Bisa Jadi Anda Kekurangan 7 Jenis Istirahat Ini

Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?