Masjid Pertama di Kuba dan Tanda Pelaut Muslim Temukan Amerika

Reporter : Sandy Mahaputra
Selasa, 25 November 2014 07:27
Masjid Pertama di Kuba dan Tanda Pelaut Muslim Temukan Amerika
Bangunan tersebut didirikan tepat di mana Christopher Columbus disebutkan pernah melihat masjid berdiri di Kuba beberapa abad yang lalu.

Dream - Pemerintah Kuba menyediakan sebidang tanah untuk pembangunan masjid di Havana. Bangunan itu didirikan tepat di mana Christopher Columbus disebutkan pernah melihat masjid berdiri di Kuba beberapa abad yang lalu.

Tanah seluas 2 hektar tersebut terletak di distrik Havanan Lama dan siap untuk dibangun masjid di atasnya, seperti yang diusulkan oleh Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan pekan lalu.

" Pembangunan masjid itu merupakan proyek prioritas kami dan itu terwujud berkat kunjungan bilateral muslim Turki dan Kuba," Mustafa Tutkun, pejabat di Direktorat Urusan Agama Turki (Diyanet) kepada Daily Vatan, pekan kemarin.

Ditambahkan Tutkun, Diyanet telah bernegoisasi soal kemungkinan kerja sama pembangunan masjid antara pemerintah Kuba dan Turki. " Tanah untuk pembangunan masjid bahkan sudah disediakan."

Mengenai konstruksi dan struktur masjid, Tutkun mengatakan desainnya akan diambil dari Masjid Ortakoy di Istanbul. " Kami akan membangun sebuah masjid yang mirip dengan Masjid Ortakoy."

Sementara itu untuk dana pembangunan masjid, Diyanet sudah menyiapkannya. Tapi pemerintah Kuba meminta negara-negara yang tergabung dalam Organisasi Kerjasama Islam (OKI) yang menyiapkan dananya.

" Kami sebenarnya sudah siap untuk mendanai pembangunan masjid tersebut," kata Tutkun.

Rencana pembangunan masjid pertama di Kuba itu telah diumumkan pekan lalu oleh Erdogan, yang menyebut bahwa daratan Amerika ditemukan oleh pelaut muslim 300 tahun sebelum ekspedisi laut Christopher Columbus.

Erdogan mendasarkan pernyataannya itu pada sebuah buku harian Columbus yang mengatakan ada masjid di sebuah bukit di Kuba. Namun klaimnya itu justru jadi bahan ejekan dunia Barat dan beberapa media Turki.

Tak terima, Erdogan balik menyerang dengan mengatakan muslim memang benar-benar telah menemukan Amerika sebelum Columbus. Dia juga menyebut yang mencemoohnya adalah sekelompok orang yang tidak punya kepercayaan diri.

Erdogan bahkan mendesak sekolah-sekolah di Turki untuk mengajarkan tentang kehebatan ilmuwan-ilmuwan muslim.

(Ism, Sumber: OnIslam.net)

Beri Komentar
Video Kondisi Terkini WNI dari Wuhan di Natuna