Misteri Harta Karun Pulau Nangka

Reporter : Eko Huda S
Selasa, 6 Mei 2014 13:14
Misteri Harta Karun Pulau Nangka
Masyarakat sekitar percaya harta itu dilindungi oleh kekuatan ghaib sehingga sulit ditemukan. Pulau yang dikuasai Malaysia ini tak begitu luas. Hanya sekitar 20 hektare saja.

Dream - Pulau Nangka. Inilah pulau yang tengah menjadi buah bibir. Pulau itu diduga menyimpan harta karun emas bernilai miliaran ringgit Malaysia atau triliunan rupiah.

Pulau yang dikuasai Malaysia ini tak begitu luas. Hanya sekitar 20 hektare saja. Berhimpit dengan pulau-pulau kecil lain di Selat Malaka. Juga jalur laut yang sangat sibuk di antara Malaysia dan Pulau Sumatera.

Soal harta karun itu, ahli sejarah punya teori. Mereka menduga emas-emas yang diduga masih terpendam di pulau itu milik Sultan Mahmud. Penguasa terakhir Kesultanan Melayu Melaka, kerajaan Islam yang berpengaruh di Semenanjung Melayu dan sebagian Nusantara.

Dari catatan sejarah —yang dimuat MStar Online— Sultan Mahmud membawa sebagian kekayaannya saat Kesultanan Melaka ditaklukkan armada Portugis pada 1511. Sultan Mahmud berusaha merebut kembali Melaka, namun tidak berhasil karena kekayaannya ditingal di Pulau Nangka itu.

Teori lain menyebut harta-harta itu dibawa dari Kesultanan Melaka oleh armada Portugis dengan Kapal 'Flor de la Mar' di bawah Afonso de Albuquerque. Harta yang dibawa itu antara lain peti emas, permata, meja emas, berbagai jenis batu permata, dua patung singa tembaga, dan gelang sakti milik Raja Sabandar.

Namun kapal itu karam setelah armada Portugis terlibat perang dengan penguasa Sumatera pada Desember 1511. Selain teori ini, ada pula yang menyebut harta kekayaan itu peninggalan zaman Majapahit.

Sejak itu, banyak upaya menemukan harta karun itu. Bahkan laman The Star menulis ada sekelompok orang yang sudah 30 tahun berada di Pulau Nangka untuk mencari harta iu. Tapi tak berhasil menemukannya.

Bertahun-tahun diburu, baru Kamis 1 Mei yang lalu ada laporan penemuan benda logam. Berupa dua keping uang logam kuno bertuliskan huruf Arab dan Jawa kuno.

 Misteri Harta Karun Pulau Nangka© MEN

Namun, tak semua percaya. Ada yang menuding dua keping uang logam itu sengaja ditanam oleh Smart Partnrship International (M) Sdn Bhd, perusahaan yang mengantongi kontrak pencarian harta karun itu.

Tapi tudingan itu telah ditepis. Seperti dimuat The Sun Daily, Selasa 6 Mei 2014, Manajer Direktur Smart Mohammad Foad Khushairy Mohd Said mengatakan dua koin emas itu ditemukan anak buahnya saat menggali bebatuan di Pulau Nangka itu.

Yang unik adalah kisah mistis yang berkembang dalam perburuan harta yang diduga berada di dalam gua di pulau itu. Masyarakat sekitar percaya harta itu dilindungi oleh kekuatan gaib sehingga sulit ditemukan.

“ Ini tidak ilmiah, tapi masyarakat lokal percaya ada penghalang mistis yang tidak mengizinkan harta karun itu diambil,” kata Kepala Menteri Melaka Datuk Seri Idris Haron dikutip The Nation. Menurut penduduk desa, gua yang terkubur itu dilindungi oleh kekuatan mistis.

Bagaimana pun, saat ini Malaysia tengah ancang-ancang mendaftarkan Pulau Nangka menjadi situs sejarah dan arkeologi yang harus dilindungi ke Unesco. Organisasi di bawah PBB itu kebetulan mengurusi masalah pendidikan, ilmu pengetahuan, dan kebudayaan.

Beri Komentar