Uniknya Masjid Agung Sumenep, Padukan Arsitektur Beragam Etnis

Reporter : Puri Yuanita
Senin, 7 Desember 2015 09:02
Uniknya Masjid Agung Sumenep, Padukan Arsitektur Beragam Etnis
Bentuknya yang unik dibalut warna cat putih dan kuning keemasan membuat tampilan masjid ini sangat fotogenik. Karena itulah banyak orang yang tertarik untuk menyambanginya.

Dream - Kala mengunjungi Kabupaten Sumenep, Madura, sebaiknya Anda sempatkan untuk menyambangi ikon kotanya terlebih dahulu, yakni Masjid Agung Sumenep.

Letaknya di pusat kota, langsung menghadap ke Taman Kota Adipura, dengan gerbang yang sangat besar berarsitektur unik.

Dahulu masjid ini bernama Masjid Jamik dan terkenal lantaran bangunannya yang mengadopsi arsitektur dari berbagai budaya.

Belakangan, masjid ini menjadi kian populer. Foto-fotonya banyak diunggah ke media sosial Instagram. Tak heran mengapa masjid ini begitu menjadi sorotan.

Bentuknya yang unik dibalut warna cat putih dan kuning keemasan membuat tampilan masjid ini sangat fotogenik. Karena itulah banyak orang yang tertarik untuk menyambanginya.

Masjid Agung Sumenep dibangun pada kurun tahun 1779 hingga 1787 Masehi atau sesaat setelah Keraton Sumenep selesai dibangun.

Bangunan masjid ini memadukan gaya arsitektur Arab, Persia, Eropa, Jawa, India, dan China. Hal ini melambangkan beragamnya etnis yang tinggal di Madura.

Kekhasan arsitekturnya bisa Anda lihat mulai dari gerbang masuknya yang mengadopsi gaya arsitektur China. Sementara bagian badan masjid menampilkan ciri khas perumahan Jawa.

Minaret atau menara yang terdapat di sebelah barat masjid merupakan pengaruh arsitektur Eropa atau Portugis. Pewarnaaan pada bagian pintu dan jendela kental dengan arsitektur khas Madura.

Di samping arsitekturnya yang menawan, Masjid Agung Sumenep juga termasuk 10 besar masjid tertua di Indonesia.

Nah, bagi Anda yang hobi berwisata religi, Masjid Agung Sumenep bisa menjadi pilihan destinasi yang tepat untuk liburan.

(Berbagai sumber)

Beri Komentar