Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi (Shutterstock.com)
Dream - Ramadan menjadi bulan penting bagi umat Islam. Bulan ini merupakan momentum pengampunan.
Amal dan ibadah yang dilakukan di bulan Ramadan akan mendapatkan pahala berlipat ganda dibandingkan bulan lainnya. Hal ini bisa menjadi sumber pembelajaran untuk si buah hati.
Tugas orangtua mengenalkan keutamaan bulan Ramadan tersebut pada pada anak-anak sedini mungkin. Anak yang belum baligh memang tak wajib berpuasa tapi tak ada salahnya mengajarkan mulai dari sekarang.
Sebagai guru pertama buah hati, orangtua perlu putar akal mengajarkan makna Ramadan dengan cara menyenangkan kepada mereka.
Berikut cara seru mengenalkan asyiknya bulan Ramadan kepada anak-anak sejak dini.
Anak adalah peniru yang ulung. Agar mereka mengenal makna Ramadan dengan baik, ajaklah melakukan ibadah bersama. Orangtua menjadi contoh langsung yang bisa ditiru oleh buah hati.
Agar mereka lebih semangat, biarkan anak-anak memilih mukena atau baju mereka sendiri yang akan digunakan saat salat tarawih. Mereka juga bisa menyantap makanan favorit saat berbuka dan sahur.

Libatkan anak saat membuat menu shur dan berbuka
Ajak buah hati belanja bahan makanan ke pasar. Diskusikan menu apa yang ingin disantap saat berbuka maupun sahur.
Saat berbelanja, mereka juga bisa belajar ekonomi jual beli secara sederhana. Ketika mulai memasak, jangan segan memberikan tugas tertentu kepada anak.
Misalnya mengupas telur rebus atau mencuci aneka sayur. Tujuannya agar mereka mempunyai rasa kebersamaan dalam menymbut Ramadan.
Minta anak bercerita tentang Ramadan
Untuk mengetahui pengetahuan anak, mintalah mereka menceritakan konsep Ramadan dan ibadah-ibadah di dalamnya. Dengan cara ini, orangtua bisa mengukur seberapa dalam pemahaman anak mengenai konsep puasa di bulan Ramadan.
Orangtua juga bisa mengoreksi pemahaman anak yang kurang tepat dengan bahasa yang sederhana. Tapi ingat, jangan terang-terangan menyalahkan persepsi anakyang keliru.
Ajak buah hati dalam kegiatan-kegiatan sosial selama bulan Ramadan. Misalnya berinfak di masjid, memberikan makanan berbuka puasa bagi tetangga, bersedekah kepada fakir miskin.
Biarkan mereka menyerahkan sedekah lewat tangannya sendiri. Cara ini akan membuat anak terbiasa berbagi dan menolong orang lain.
Dia pun akan bangga ketika melihat orang lain gembira saat menerima bantuannya.

Kegiatan khusus akhir pekan
Rencanakan kegiatan khusus akhir pekan yang berbeda dibanding hari biasa di bulan Ramadan. Tujuannya agar mereka lebih semangat dan tak jenuh menjalankan ibadah puasa.
Misalnya mencoba takjil unik di pinggir jaan yang belum pernah dia makan. Atau bisa juga ajak mereka berbuka bersama dengan anak-anak panti asuhan.
Nah buat Sahabat Dream ketinggalan atau ingin menyaksikan kembali program Pingin Sahuran episode 1 bersama Coki Pardede, Tretan Muslim & Habib Husein Ja’far, jangan bersedih hati. Kamu bisa menyaksikannya lagi di link vidio ini
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya