Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Foto: Komunitas Remaja Islam Sunda Kelapa (RISKA)
Dream – Meski Idul Fitri 1440 H telah berlalu, nuasa Lebaran masih begitu terasa. Semangat Hari Kemenangan inilah yang tetap dijaga Komunitas Remaja Islam Sunda Kelapa (RISKA) lewat aktivitas rutin ANSOR (Anjangsana Sosial RISKA).
ANSOR sendiri merupakan kegiatan sosial yang biasa dilakukan RISKA di antaranya adalah renovasi pesantren, pelatihan kewirausahaan, pemberian modal usaha, pemberian bingkisan Ramadhan, pengobatan gratis, lomba untuk santri, yang diikuti dengan tausiah dan buka puasa bersama.

Di tahun ini RISKA memilih Pesantren Ibtidaul Hasan yang berlokasi di Desa Kebasiran Kecamatan Pagedangan, Tangerang, sebagai salah satu lokasi aktivitas sosialnya. Di tempat ini, RISKA memberi bantuan renovasi bangunan pesantren agar layak digunakan masyarakat setempat.
Pada kegiatan di akhir Mei 2019, tim RISKA dalam perbincangan dengan Dream mengungkapkan pesantren yang berdiri sejak 1990 itu dikelola pasangan suami istri yang berpenghasilan pas-pasan.
Namun di tengah keterbatasannya, mereka mendedikasikan hidup dan harta untuk para santri yang saat ini berjumlah sekitar 147 orang dengan 40 santri yang tinggal di sana.

Berada di pingiran kota tak menjamin kondisi yang memadai di pesantren ini. Beragam fasilitas untuk para santri masih jauh dari kata layak, terutama pada bangunan pesantren.

Kondisi kamar para santri pun sungguh memprihatinkan. Bangunan yang tersedia hanya berupa berupa dinding dari anyaman bambu berukuran sekitar 1,25 x 1,25 meter yang ditempati dua hingga tiga anak santri.
ANSOR yang merupakan bagian dari rangkaian ‘Ramadhan Bersama RISKA (RBR) 2019’ ini bertujuan untuk menyemarakan bulan suci Ramadan dengan berjuta kebaikan.

Sekadar informasi, rangkaian RBR diawali dengan Tarhib Ramadhan Fun O Rama yang digelar pada 28 April 2019 lalu dengan menghadirkan funwalk, kompetisi Archery War, talkshow inspiratif bersama Natta, Wardah Maulia dan Ayu Momalula, penampilan Volaris RISKA, tausiyah bersama Ustad Rifky Jafar dan Mario Irwinsyah.

Acara Tarhib Ramadhan ini, ditutup dengan penampilan dari Chiki Fawzi yang semakin memeriahkan suasana.

Helatan RBR 2019 ini bertujuan mempersatukan dan menjalin silaturahim antar sesama dan berharap agar dapat merapatkan shaf untuk meraih berjuta kebaikan di Bulan Suci Ramadan.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya