Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia (YKAKI) & Senayan City
Dream - Turut rayakan Hari Kanker Anak Sedunia yang jatuh pada 15 Februari 2020 kemarin, CSR Senayan City bekerjasama dengan Cinema XXI mengajak 30 anak penderita kanker untuk nonton bareng (nobar).
Ditemani para orang tuanya, 30 pasang anak dan orang tua yang difasilitasi Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia (YKAKI) ini tampak antusias nobar pada Kamis, 27 Februari 2020 kemarin.

“ Momen nonton bareng ini telah menjadi agenda tahunan dari Senayan City sebagai wujud kepedulian kami terhadap sekitar. Dalam kesempatan ini, bagi mereka yang kurang beruntung dalam hal kesehatan," ucap Elsi Adianti selaku Senayan City Customer Relations Manager sebelum film animasi Playmobil: The Movie dimulai.
" Kami berharap acara seperti ini dapat memberikan dorongan semangat dan hiburan untuk berjuang melawan sakit kanker yang mereka idap,” tambahnya.
Selain itu, Senayan City turut mengundang tamu khusus dari Yayasan Agung Podomoro Land yaitu Christie Damayanti, untuk membagi kisahnya.

“ Saya dulunya adalah seorang penderita kanker dan saya bersyukur dapat berhasil sembuh setelah proses pengobatan yang dijalani. Sekarang saya berkarya secara nyata setiap harinya. Semoga ini juga menjadi motivasi bagi adik-adik sekalian untuk tidak patah semangat serta menjadi dukungan moral untuk para orang tua agar lebih kuat dan tegar,” kata Christie.
Setelah beberapa kata sambutan yang diberikan, anak-anak dan orang tua yang hadir langsung menikmati film dan cemilan selama film berlangsung dengan semangat.
Dream - Menjadi duta selama 13 tahun di Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia (YKAKI), memberi pengalaman yang luar biasa bagi presenter, Indra Bekti.
Ia bercerita kalau dirinya belajar banyak hal, terutama soal perjuangan dan semangat anak-anak. Tak hanya itu, pribadinya juga jadi lebih penuh empati. Hal ini juga ditularkan pada anak-anaknya.
" Sisi aku secara pribadi merasa bahwa kita lebih empati sama orang, lebih care, dan ini melatih diri kita untuk peduli sih. Jadi akhirnya, membuat aku untuk bisa berguna untuk masyarakat," katanya di YKAKI, Jakarta, Kamis, 5 September 2019.
Sebagai duta, Indra bertugas memberikan sosialisasi program YKAKI, menggalang dana bagi anak penderita kanker, hingga memberikan motivasi kepada pasien agar terus bersemangat.
Banyak hal yang membuka mata bapak dari tiga anak ini, salah satunya adalah rasa kagum akan semangat anak yang terkena kanker.
" Mereka ini kalau boleh dibilang kan masih anak kecil, udah diberi beban yang begitu luar biasa tapi mereka lihat deh wajah-wajahnya, kayak tidak memperlihatkan mereka tuh sedang sedih," ungkap aktor berkelahiran 1977 ini.
Menurut Indra di sinilah tugas sebagai duta diuji, yaitu untuk tetap membuat anak-anak pengidap kanker bahagia. Indra juga mengingatkan, menyemangati mereka bukan hanya tugas seorang duta melainkan juga tugas seluruh masyarakat Indonesia.
© Dream
" Itu lah tugas kita sebagai duta dan juga teman-teman yang dewasa ini, orang-orang seluruh indonesia, yang tergerak hatinya untuk biarkan mereka bisa tersenyum kembali," tegasnya.
Ke depannya, Indra ingin sekali masyarakat semakin tergerak moralnya untuk memberikan dukungan bagi anak-anak penderita kanker. Terutama mereka yang tak memiliki biaya untuk berobat.
" Targetnya itu, menggerakkan hati orang untuk mereka bisa mau menyumbang, mau kontribusi. Apapun itu, dari segi tenaga atau pikiran atau uang," kata Indra.
Laporan: Keisha Ritzska Salsabila
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam