8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi
5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman
Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO
BNI Masuk Top 4 BUMN dengan Layanan Terbaik
Sering Merasa Tidak Cocok Bergaul? Bisa Jadi Ini Penyebab yang Jarang Disadari
8 Kebiasaan di Dapur yang Diam-Diam Bisa Membahayakan Kesehatan, Nomor 1 Sering Dilakukan
Mengenal Aroma Parfum: Apa Arti Oud, Musk, Amber, hingga Vetiver dalam Bahasa Indonesia?
Makan Malam Jam Berapa agar Metabolisme Tetap Sehat dan Tidur Lebih Nyenyak? Ini Kata Penelitian
Akademi Televisi Indonesia Membuat Acara Bertajuk "ATVI Entertainment Presentation Gathering" Untuk Mengenalkan Sekaligus Mempromosikan Institusinya Kepada Calon Mahasiswa. (Foto: Istimewa)
Dream - Cara unik dilakukan Akademi Televisi Indonesia (ATVI) untuk mengenalkan diri. Akademi yang mendidik mahasiswa untuk mahir dalam bidang broadcasting, digital media, dan sejumlah hal yang terkait dengan media sosial, seperti konten kreator, konten editor, maupun Youtuber, itu menggelar " ATVI Entertainment Presentation Gathering" yang diselenggarakan di Studio 1 Emtek City, Daan Mogot, Jakarta Barat, Jumat, 15 Juli 2022.
Nuansa program gathering ini seperti sedang menikmati acara live di televisi karena digelar di studio yang biasa digunakan untuk menggelar acara-acara regular di Indosiar, seperti AKSI (Akademi Sahur Indosiar), Stand Up Comedy Academy (SUCA), hingga Tukul Show. Apalagi acara ini dikemas khas sekolah broadcasting.
Acara yang merupakan kerja sama antara Musyawarah Guru Bimbingan Konseling (MGBK) se-Jabodetabek dan ATVI ini menghadirkan sekitar 190 guru bimbingan dan konseling yang tersebar dari berbagai sekolah di wilayah DKI dan Tangerang. Acara ini digelar sesuai protokol kesehatan, bagi peserta yang belum menerima vaksin booster disiapkan swab test.
Acara promosi perkenalan kampus ATVI ini dikemas ala produksi sebuah tayangan variety show televisi. Dibuka dengan tarian yang mewakili keragaman daerah di Indonesia, seperti Sulawesi, Papua, Bali, Sumatera, Betawi, dan Jawa. Tarian pembuka yang rampak dibawakan oleh Batavia Dance Studio, grup kesenian yang berdiri sejak tahun 2003 dan terkenal dalam dunia seni tari di televisi nasional.
ATVI Entertainment Presentation Gathering ini juga dipandu oleh dua host kompeten, yaitu Jeanette Lie, yang merupakan reporter Indosiar/SCTV, Selfi LIDA, juara 1 Liga Dangdut Indonesia, dan Ical DA alumni Dangdut Academy. Dua lagu dibawakan mereka yaitu “ Rumah Kita” karya GodBless dan “ Gejolak Asmara” milik pedangdut Nassar yang popular di tahun 2014.
Acara berdurasi 90 menit itu juga menampilkan karya-karya terbaik mahasiswa ATVI dari berbagai angkatan yang meliputi beragam genre acara, mulai drama televisi, lifestyle magazine, video popular, traveling program hingga variety show.
Handy Utama Raphael, Ketua Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama ATVI, memaparkan, core competencies ATVI adalah content producer, content creator, creative, program director dan broadcast expertise, dan job opportunities atau potensi pasar kerja lulusan, seperti, TV Broadcast, Radio Visual, Production House, Advertising Company, Video Producrtion dan Multimedia services, Digital Media Enterprise serta Public Relation.
" Hubungan antara apa yang diajarkan di ATVI dan potensi lapangan pekerjaan ini menjadi bekal bagi para guru bimbingan dan konseling saat mereka membimbing anak-anak didik agar tepat dan selaras dalam memilih bidang studi kelak di jenjang perguruan tinggi," ujar pria yang akrab disapa Pak Hans ini.
Direktur ATVI, Eduard Depari MA, mengatakan, ATVI sudah mendapatkan ijin dan penetapan keputusan dari Kemendikbudristek untuk penyelenggaraan Program Studi Sarjana (S1) Terapan Produksi Media.
" Ini merupakan fakta dan konsekuensi logis dari komitmen ATVI untuk senantiasa mengadaptasi, mengikuti perkembangan zaman yang bergerak sangat cepat. Pendidikan sejatinya adalah mentransfer ilmu serta membangun karakter, dua hal Itulah yang dipilih ATVI dalam menjalankan misi pendidikannya," katanya.
Menurut Eduard, mengubah orientasi pendidikan dari fokus penyiaran ke konsentrasi produksi konten media digital merupakan konsekuensi logis untuk menjawab tantangan teknologi melalui penyiapan sumber daya manusia yang andal dan memadai.
" Di era komunikasi digital ini, terbukti, teknologi telah mengubah secara signifikan pola hubungan manusia," tambahnya.
Sedangkan, Suryani Zaini, Ketua Yayasan Indosiar yang menaungi ATVI, dalam sambutannya menenkankan bahwa ATVI merupakan lembaga pendidikan yang kelak akan menghasilkan lulusan yang baik untuk bekerja di bidang produksi media. Sebagai konsekuensinya, dalam kurikulum yang diberikan ATVI mendasari konsep 4 C of media digital education yang meliputi, Critical Thinking, Communication, Creative, dan Collaboration. Yaitu selalu berpikir kritis, skill berkomunikasi yang baik, kreatif dan mampu bekerjasama.
Vice President Human Resources EMTEK Group, Pieter Andrian yang hadir langsung di studio menjelaskan bahwa ATVI ada dalam ekosistem EMTEK group yang terdiri dari berbagai jenis bisnis dan usaha, mulai dari televisi hingga perusahaa-perusahan bussines services.
Khusus untuk acara entertainment gathering ini, dia memberikan pernyataan, bahwa acara yang digagas oleh MGBK dan ATVI ini adalah inisiatif yang baik sekali untuk dijalankan. Karena dengan menjemput bola ke guru-guru SMA, mereka sangat mengapresiasi sekali. Mereka bisa melihat lansung studio dan berinteraksi dengan Emtek.
" Saya yakin acara seperti ini harus diimprove terus menerus supaya ke depannya bukan hanya bermanfaat bagi ATVI dan Emtek, tapi juga bagi masyarakat Indonesia," katanya.
Ketua MGBK DKI, Ester Damanik, mengatakan, acara ini memberikan dampak luas soal sosialisasi bagi seluruh guru bimbingan dan konseling se-Jabodetabek dan akan diteruskan kepada para peserta didik.
Kegiatan ini bisa bermanfaat bagi semua sekolah karena informasi bisa langsung terlihat dan dirasakan sendiri fasilitas yang sudah disediakan kampus, baik secara fisik dan potensi lulusannya.
Selanjutnya para guru akan lebih mudah menerangkan kepada peserta didiknya tentang perguruan tinggi yang akan ditekuninya.
Sedangkan Ketua MGBK SMA se-Kabupaten Tangerang, Nana Mardiana menuturkan, bahwa ATVI adalah salah satu sekolah broadcast yang diyakini bermanfat besar bagi peserta didik, karena anak-anak akan langsung prkatik dan bekerja di dunia broadcast.
Bahkan dia menambahkan agar acara yang memberikan pemahaman secara komprehensif seperti ini bisa lebih sering diadakan, agar arus informasi tidak terputus bagi para siswa di SMA/SMK.
Advertisement
Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI

Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD

Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah

IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.940 di Tengah Aksi Hati-Hati Investor


Sering Lewatkan Sarapan? Kebiasaan Ini Diduga Bisa Meningkatkan Risiko Tekanan Darah Tinggi

Makan Malam Jam Berapa agar Metabolisme Tetap Sehat dan Tidur Lebih Nyenyak? Ini Kata Penelitian

Mengenal Aroma Parfum: Apa Arti Oud, Musk, Amber, hingga Vetiver dalam Bahasa Indonesia?

8 Kebiasaan di Dapur yang Diam-Diam Bisa Membahayakan Kesehatan, Nomor 1 Sering Dilakukan

8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi

5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO