7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Ilustrasi/Shutterstock
Dream - Dunia digital semakin memudahkan siapa saja untuk berkreasi, salah satunya dalam bermusik. Saat ini, banyak musisi yang tampil tanpa harus terikat dengan label 'mainstream'.
Seperti Ramli Nurhappi, musisi asal Sukabumi yang membuat project duo bernama, Derai. Menurutnya, penggunaan teknologi membuatnya lebih nyaman berkarya lewat jalur independent. Padahal sebelumnya, ia pernah bergabung di salah satu label musik tanah air.
“ Setelah tiga tahun saya gabung di label, akhirnya saya memilih untuk independent. Kenapa saat ini banyak fenomena independent, karena untuk pendistribusian musik itu sudah mudah,” ungkap Ramli, dalam Ngobras Dream, Selasa, 8 Juni 2021.

Ramli cerita bahwa setelah bergabung di label tersebut, ia merasa belum bisa menyalurkan karyanya. Akhirnya Ramli memutuskan tidak memerpanjang kontraknya.
Perjalanan tidak sesingkat yang dibayangkan, ketika memutuskan independent, awalnya Ramli mencoba untuk menjadi soloist, sampai akhirnya memutuskan untuk membuat grup duo bersama Ica Deriza.
Dibentuk sejak 25 Desember 2020, Derai sebenarnya adalah gabungan nama kedua personelnya tersebut. Setelah lima bulan, Derai sudah berhasil merilis dua lagu, dan satu musik video.
Antusiasnya, pada Juli tahun 2021 mendatang Derai juga akan mengeluarkan sebuah mini album, lho, Sahabat Dream.
Ingin tahu lebih jauh tentang industri musik di Tanah Air? Yuk tonton siaran ulang ngobras bersama Ramli di IGTV DREAMCOID.
View this post on Instagram
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?