Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi: Shutterstock
Dream - Setiap keluarga memiliki cerita dan latar belakangnya masing-masing. Orang tua juga menyimpan banyak kisah berbeda tentang anak-anak mereka. Kalau Sahabat Dream memaknai keluarga seperti apa sih?
Sebagai orang tua, kamu termasuk tipe ayah atau bunda yang berani mengungkapkan rasa sayang dan cintamu ke masing-masing anggota keluarga? Atau tipe pemalu dan sungkan dalam mengungkapkan kebahagian itu?
Jika kamu termasuk tipe yang kedua, kini saatnya kamu mengungkapkan betap besarnya cintamu kepada keluarga lewat tulisan tanpa harus malu.
Bulan Juli ini sesuai tema utama Fimela.com yang mengangkat tema keluarga, kamu bisa berbagai cerita tentang keluargamu. Kamu seorang anak? Ibu yang sedang memulai kehidupan baru dengan kehadiran buah hati? atau seorang adik dan kakak?
Bagikan kisahmu pada kami, di Share Your Stories bulan ini dengan tema My Family Story.
Caranya gampang banget:
- Tulis kisahmu minimal 4 paragraf panjang
- Cerita yang ditulis tidak berbau SARA
- Tulis ceritamu dalam bahasa Indonesia
- Cerita harus orisinil dan belum dipublikasikan sebelumnya
- Submit ceritamu di https://shareyourstories.fimela.com/
- Batas submit cerita 31 Juli 2020
- Pengumuman pemenang melalui website Fimela.com: 04 Agustus 2020
Penasaran dengan hadiahnya? Wah, kalau iya, jangan ragu untuk lihat sendiri hadiahnya di sini, ya.
Dream - Deski Ayu dan Sopian adalah sepasang suami istri yang berprofesi sebagai buruh pabrik di Medan, Sumatera Utara. Keduanya menghidupi keluarga dengan hasil keringat bekerja menjadi buruh.
Meski memiliki tanggung jawab untuk mengurus rumah, Deski tetap ingin membantu sang suami mencari nafkah. Semua itu ia lakukan agar perekonomian keluarnya stabil di masa pandemi Covid-19.
Hidup dengan gaji sebagai buruh tak membuat pasangan ini berkecil hati, malahan mereka selalu berusaha menebar manfaat. Pasutri ini memiliki seorang anak angkat yang merupakan ponakan Deski.
Deski sudah merawat dirinya sejak kecil, maka anak itupun telah mereka anggap seperti anak mereka sendiri. Cara itulah yang pasutri ini lakukan untuk membantu adik Deski.
Jika Sahabat Dream masih belum terkesan dengan kisah mereka di siang hari, kalian mungkin akan terkesan dengan kisah mereka kala malam tiba. Deski dan Sopian bukan lagi seorang buruh, melainkan seorang guru ngaji.
" Saya sama suami mengajar ngaji anak-anak di rumah. Alhamdulillah, santrinya hanya 12 anak," kata Deski.
Keduanya telah mendedikasikan waktu, tenaga, dan ilmu mereka, untuk anak-anak di sekitar tempat tinggalnya. Kesibukan mencari nafkah pun tak membuat waktu mereka untuk Alqur’an dan para santri berkurang.
Meski penghasilan yang mereka terima dari pabrik tak banyak, Deski dan Sopian tetap bersikukuh untuk terus menjadi pengajar ngaji. Lebih menggetarkan hati lagi karena keduanya juga tak mengharap upah dari santri yang mereka didik.
Melihat hal tersebut, PPPA Daarul Qur’an Medan menyempatkan untuk singgah di kediaman mereka sembari menyampaikan bantuan dari para donatur. Harapannya, dari bantuan tersebut, Deski dan Sopian dapat terbantu dan terus istiqamah berdakwah.
“ Semoga keberkahan selalu terlimpah curah pada Bu Deski sekeluarga,” ucap Kepala Cabang PPPA Daarul Qur’an Medan, Faisal Azhar Harahap.
Sementara itu, Direktur Utama PPPA Daarul Qur’an, Abdul Ghofur, mengajak seluruh masyarakat agar setia mendampingi para guru ngaji di pelosok daerah.
" Sebab, merekalah para pejuang Qur’an yang sebenarnya. Melalui tangan-tangan mereka, kelak akan hadir para pemimpin bangsa yang hebat dan hafal Al-Qur’an," pungkasnya.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya