Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Bayi Aman Di Car Seat (Foto: What To Expect)
Dream - Membawa bayi usia 0 hingga 3 bulan jalan-jalan dengan mobil dan meletakkan di car seat memang terdengar aman. Tapi hal ini bukan tanpa risiko.
Terlalu lama di car seat bisa membuat bayi mengalami sesak napas. Hal ini terungkap dari penelitian yang dilakukan tim dari Bristol University, Inggris.
Pada bayi, terutama yang baru lahir, otot lehernya belum terlalu kuat untuk bertahan dari guncangan mobil.
" Guncangan dan getaran yang terus menerus dari gerakan mobil bisa membuat bayi mengalami sesak napas parah. Dari penelitian selama satu jam di car seat, level oksigen pada tubuh bayi menurun drastis dan detaknya jantungnya meningkat," kata Profesor Peter Fleming, salah satu peneliti.
Penelitian yang dilakukan dengan menggunakan simulator ini menganalisis level oksigen pada bayi cenderung menurun ketika terlalu lama di car seat, atau tepatnya lebih dari 30 menit. Fleming menyarankan agar selalu ada orang yang selalu duduk di samping bayi untuk mengawasi.
Saat bayi mengalami sesak napas, bisa saja ia tak bereaksi dengan menangis atau rewel. Penting untuk memperhatikan napas bayi. Napas yang lebih cepat, wajah memerah adalah salah satu tanda bayi sesak napas.
Meski para produsen car seat mengklaim kalau carseat aman digunakan selama dua jam, tapi para dokter anak menyarankan untuk tidak melakukan perjalanan jauh lebih dari satu jam dengan bayi di car seat.
Terutama membawa bayi usia 0 hingga 1 bulan. Perjalanan jauh dan melelahkan sangat berisiko bagi bayi.
(Ism, Sumber: Good House Keeping)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya