Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
5 Makanan Olahan yang Bisa Dikonsumsi Setiap Minggu untuk Membantu Menjaga Kolesterol
Megalodon Pernah Jadi Raja Lautan, Mengapa Predator Raksasa Ini Akhirnya Punah?
Orang Tua Baru Rentan Burnout, Riset Menunjukkan Kerja Sama Pasangan Bisa Jadi Penangkalnya
Kuku Tiba-Tiba Memerah? Perubahan Kecil Ini Bisa Jadi Tanda Penyakit Tersembunyi
Diagnosis ADHD dan Autisme Meningkat Tajam, Studi Besar Ungkap Perubahan Siapa yang Terdiagnosis
Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Sebagai umat muslim, kita diperintahkan untuk mengawali setiap aktivitas dengan berdoa demi mengharap ridho dari Allah SWT. Hal ini termasuk ketika akan berhubungan suami istri atau jima'.
Berdoa sebelum berhubungan intim sangat besar pengaruhnya bagi kebaikan pasangan dan keturunannya. Hal ini seperti tertulis dalam hadist.
“ Seandainya salah seorang diantara kalian jika hendak mendatangi isterinya (jima’) mengucapkan: “ Bismillah, Ya Allah, jauhkanlah dari kami syaithan, dan jauhkanlah syaithan dari apa yang engkau anugerahkan kepada kami” maka sungguh jika telah ditakdirkan padanya seorang anak tidaklah akan dibahayakan oleh syaithan selama-lamanya. ” Bukhari (6388) & Muslim (1434).
Jika lupa, tentu saja kesempatan untuk mendapatkan manfaat di atas menjadi hilang. Hanya saja, doa ini tidak wajib, dan tidak ada kaffarah jika ditinggalkan. Dan tidak ada anjuran untuk membacanya di tengah jimak atau setelah jima'.
Berkata Asy Syeikh Al Albani rahimahullah:
Barangsiapa yang lupa berdoa dan adalah kebiasaannya selalu berdoa, maka ini menurut persangkaan kuatku, Allah tetap akan menjaganya dari ikut andilnya syaithan ketika ia menggauli istrinya, dan ini berbeda dengan lawannya, karena hukum itu terikat dengan kebanyakannya. Silsilah Al Huda Wan Nuur (12).
Lalu bagaimana jika sang suami lupa mengucapkan doa sebelum menggauli istri? Ada yang beranggapan kelak jika terjadi kehamilan, maka anak yang lahir cenderung memiliki sifat bandel.
Salah satu cara untuk melindungi anak dari godaan setan adalah dengan membaca doa sebelum melakukan hubungan badan. Hanya saja perlu dipahami, bahwa itu hanya salah satu sebab. Artinya, masih ada sebab lain yang membentuk karakter seorang anak.
Ulama menegaskan bahwa hadis ini tidaklah menunjukkan bahwa setiap anak terlahir dari hasil hubungan badan yang sebelumnya diawali dengan doa, dia akan menjadi manusia yang makshum, terbebas dari setiap dosa dan godaan setan.
Karena itu, bukan jaminan bahwa setiap anak yang terlahir dari hubungan badan yang diawali dengan doa, pasti akan menjadi anak yang soleh. Demikian pula sebaliknya, bukan jaminan, setiap anak yang terlahir dari hubungan badan tanpa diawali doa, atau bahkan terlahir dari hubungan haram (zina), pasti akan menjadi anak yang durhaka.
Di antara usaha yang bisa dilakukan orang tua adalah memperhatikan pendidikan selama masa tumbuh kembang anak. Allah berfirman:
“ Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu.” (QS. at-Tahrim: 6)
Penjelasan selengkapnya baca di sini
Advertisement

Jalan Kaki Bisa Bantu Turunkan Berat Badan, Ini 5 Cara Membuatnya Lebih Efektif

8 Tanda Tubuh Kebanyakan Kafein, dari Jantung Berdebar hingga Sulit Tidur

IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.940 di Tengah Aksi Hati-Hati Investor

Kebiasaan Sederhana Ini Disebut Bisa Bikin Pernikahan Lebih Kuat, Tak Perlu ke Gym



5 Makanan Olahan yang Bisa Dikonsumsi Setiap Minggu untuk Membantu Menjaga Kolesterol