Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi Penemuan Peti Mati Berusia 2.500 Tahun Di Pemakaman Saqqara, Kairo, Mesir (Foto: Instagram/@dr_mostafa_waziry)
Dream – Para arkeolog menemukan 27 peti mati berusia 2.500 tahun terkubur di pemakaman suci, Mesir.
Para ahli mengatakan penemuan peti mati kayu berwarna-warni atau disebut sarkofagus ini merupakan salah satu penemuan luar biasa di pemakaman suci Saqqara, dekat Kairo, Mesir.
Saqqara merupakan pemakaman kuno yang digunakan selama lebih dari 3.000 tahun. Karena telah lama aktif akhirnya tempat ini ditetapkan sebagai situs warisan dunia dari Unesco.
“ Studi awal menunjukkan peti mati ini benar-benar tertutup dan belum dibuka sejak dikuburkan,” ucap Kementerian Purbakala Mesir seperti dikutip dari laman Daily Star.

Ahli Arkeologi Mesir, Mustafa Waziry dari Kementerian Pariwisata dan Purbakala memposting di Instagram yang mengumumkan penemuan luar biasa dari pemakaman kuno Saqqara.
“ Hari ini dari Saqqara, nenek moyang kita hidup kembali, nantikan pengumuman penemuan arkeologi baru ini,” tulisnya.
Awal bulan September 2020 telah ditemukan 13 sarkofagus. Kemudian penelitian lebih lanjut menemukan 14 sarkofagus lagi sehingga total ada 27 peti mati kuno.
Penemuan itu diyakini sebagai yang terbesar dari ekspedisi sejenisnya. Pernyataan kementerian mengatakan mereka berharap untuk mengungkapkan lebih banyak rahasia tentang penemuan itu segera mungkin.

Selain peti mati dari kayu, tim arkeolog juga menemukan benda lain seperti patung dan artefak yang lebih kecil di pemakaman kuno tersebut.
Meskipun telah ditemukan sebelumnya, kementerian menunda pengumuman berita tersebut sampai Menteri Purbakala Khaled al-Anani bisa mengunjungi langsung situs penggalian supaya bisa memeriksanya (sarkofagus) sendiri.
Sebagai informasi, pemakaman suci Saqqara berada di sebelah selatan Kota Kairo yang merupakan bagian dari ibu kota kuno Memphis.
Kota itu juga merupakan tempat situs Piramida Djoser berdiri kokoh dengan bentuk persegi panjang yang sangat besar.

Diketahui peti mati kuno ini ditemukan oleh tim penggalian sedalam 11 meter ke bawah tanah. Ekspedisi penggalian ini terus dilakukan untuk mencari tahu sejarah yang tepat mengenai sarkofagus.
Selama ini, Mesir mengandalkan penemuan arkeologinya sebagai sarana untuk mempromosikan pariwisata.
Namun sejak ada pandemi virus corona, sektor pariwisata di Mesir terhambat karena pembatasan perjalanan yang diberlakukan.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya