3 Cara Merawat Rem Cakram Sepeda Motor

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Minggu, 4 Agustus 2019 07:01
3 Cara Merawat Rem Cakram Sepeda Motor
Sebagian besar sepeda motor telah dilengkapi dengan rem cakram belakangan ini.

Dream – Mayoritas sepeda motor saat ini sudah dilengkapi dengan piranti pengereman disk brake alias piringan cakram. Jika pabrik meluncurkan satu varian, mereka sudah menyiapkan pilihan rem cakram atau tromol pada konsumennya.

Dikutip dari Suzuki, Sabtu 3 Agustus 2019, keunggulan rem cakram selain pengereman yang lebih pakem adalah daya melepas panasnya lebih baik daripada rem tromol karena sifatnya lebih terbuka.

Sebaliknya rem cakram yang jarang dirawat akan membuat daya cengkeramnya semakin berkurang. 

Untuk itulah, para pemilik sepeda motor yang sudah memakai rem cakram sangat disarankan untuk melakukan perawatan rutin peranti sistem pengereman tersebut.

Nah, berikut ini adalah cara merawat rem cakram

 

1 dari 3 halaman

Rutin Mengecek dan Mengganti Minyak Rem

Minyak rem sangat penting untuk kinerja rem cakram agar maksimal. Kinerja rem cakram sangat mengandalkan piston yang ada pada master rem. Master rem fungsinya menggerakan kaliper untuk mencengkeram piringan cakram, ketika pengendara motor menarik tuas rem.

Nah, lancar tidaknya piston ini bergantung pada pompa hidrolik yang bekerja mengalirkan minyak rem.

Jangan Sepelekan Spesifikasi Minyak Rem!© MEN

Kalau saluran minyak tersumbat karena minyak kotor atau minyak sudah terlalu encer karena tercemar oleh bakteri atau zat lain yang bersenyawa dengan minyak, kinerja piston pasti akan terganggu. Disarankan untuk rutin mengecek dan mengganti minyak rem. Minimal setahun sekali diganti.

Paling lama dua tahun sekali dan jangan lebih dari itu kalau kamu ingin selalu mendapatkan performa rem yang maksimal.

 

2 dari 3 halaman

Rutin Membersihkan Kaliper

Rem cakram itu sifatnya terbuka. Padahal, di jalanan debu tanah serta kotoran banyak beterbangan dan berisiko menempel pada kanvas rem ataupun piston.

Siram Rem Cakram Panas dengan Air Dingin, Begini Akibatnya© MEN

JIka itu terjadi, kinerja dua komponen itu tidak akan maksimal kinerjanya. Rutinlah membersihkan keduanya dari kotoran.

 

3 dari 3 halaman

Cek dan Pastikan Kaliper Berfungsi dengan Baik

Kaliper memang jarang sekali rusak. Namun, tetap saja ada kemungkinan rusak karena pemasangannya yang kurang tepat atau posisinya goyah karena faktor-faktor tertentu.

Kalau kondisinya goyang atau bergetar, peranti yang bertugas untuk mencengkeram pringan cakram ketika pengendara motor menarik tuas rem itu berisiko cepat aus. Bagian-bagian tertentu dari kaliper akan bergesekan dengan piringan cakram.

Akibatnya, ketika motor dipacu, jalannya akan terasa seperti tersendat-sendat. Makanya, pengecekan posisi kaliper sangat disarankan.(Sah, Sumber: Suzuki.co.id)

Beri Komentar