Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Apa Saja Yang Perlu Diperhatikan Ketika Merawat Mobil Bermesin Diesel? (Foto: Shutterstock)
Dream – Mobil diesel punya beragam keunggulan dibandingkan kendaraan berbahan bakar lain. Salah satu yang membekas di benak pengendara adalah mesin mobil diesel yang bandel dan konsumsi bahan bakar yang irit.
Namun keunggulan mobil dengan mesin diesel itu jadi percuma jika si pemilik malas merawat kendaraaannya.
Seiring perkembangan zaman, penggunaan teknologi terbaru sudah banyak yang diaplikasikan di mesin berbahan bakar solar. Sebut saja commonrail dan turbocharger.
Dengan beragam teknologi baru tersebut, apakah anggapan perawatan mobil bermesin diesel lebih mudah daripada bensin masih berlaku sampai saat ini? Atau malah jadi lebih ribet?
Dikutip dari Liputan6.com, Selasa 9 April 2019, ada tiga hal yang harus diperhatikan ketika merawat mobil bermesin diesel keluaran terbaru. Pertama, pelumas. Beban kerja mesin diesel lebih ekstrem karena rasio kompresi yang tinggi. Jika ditambah dengan kehadiran turbocharger, suhu dan tekanan yang dihasilkan tentu akan lebih tinggi.
Saat ini mesin mobil diesel membutuhkan pelumas dengan tingkat kekentalan (viskositas) yang lebih rendah. Untuk memilih pelumas mesin diesel yang encer, pilihannya adalah SAE 10W-30, SAE 5W-40 atau 5W-30.
Kedua, filter oli. Layaknya kendaraan pada umumnya, mobil diesel perlu mengganti oli dan komponen saringan secara rutin. Komponen yang perlu diperhatikan adalah filter solar.
Mesin Diesel berbahan bakar solar punya kandungan air. Setiap mobil diesel pasti memiliki pemisah antara air dan solar dalam filternya.
Selalu jaga agar takaran air tidak boleh terlalu banyak. Jika sudah melebihi takaran, akan ada indikator menyala.
Meski tidak ada waktu penggantian secara periodik, baiknya filter solar juga diganti berbarengan dengan ganti oli, yaitu tiap 10 ribu kilometer.
Beberapa komponen lain yang patut diperhatikan adalah filter udara, yang harus diganti setelah semakin banyak kotoran menempel, oli mesin, dan tune up. Persis sama dengan mobil bermesin bensin lain, bahkan sama juga dengan sepeda motor.
Sementara itu, untuk harga filter solar tergantung merek dan jenis kendaraan. Biasanya, harga filter ini mulai Rp45 ribuan sampai Rp100 ribuan.
Solar jadi bahan bakar mobil bermesin diesel. Hanya saja, untuk pemilihan jenisnya, wajib menggunakan solar berkualitas. Jika menggunakan solar berkualitas, hal itu dapat menunjang kinerja mesin terutama yang telah dilengkapi mesin turbodiesel.
Selain itu, performa optimal mesin diesel akan diperoleh dengan bahan bakar berkualitas yang memiliki kandungan sulfur rendah.
Sebaliknya, jika mesin turbodiesel mengonsumsi bahan bakar kualitas rendah (kandungan sulfur tinggi), filter solar akan bermasalah yaitu mampet, dan merambat terganggunya fungsi injektor.
Karena itu, filter solar mesin diesel modern harus sangat rapat. Tujuannya agar tidak ada kotoran yang bisa menghambat lubang injektor mesin turbodiesel.
(Sah, Sumber: Liputan6.com/Arief Aszhari)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya