Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kaca Mobil Sengaja Dipecah Agar Selang Bisa Dipasang Di Hidran. (Foto: Anaheim PD & Anaheim Fire And Rescue)
Dream – Di beberapa ruas trotoar jalan raya kamu pasti pernah melihat sebuah hidran air berwarna merah. Biasanya di tempat itu terdapat larangan agar tak memarkir kendaraan meski sedang kosong.
Mulai saat ini sebaiknya kamu mematuhi aturan tersebut. Masih nekat melanggar, bersiaplah menerima konsekuensinya.
Pelajaran inilah yang didapat seorang pemilik sedan di California, Amerika Serikat. Dia masih tetap nekat memarkir kendaraannya di dekat hidran.
Dikutip dari Motor1, Minggu 7 April 2019, tim pemadam kebakaran terpaksa memecahkan kaca jendela mobil ketika sebuah kebakaran terjadi. Para petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran Anaheim, California, Amerika Serikat itu sebetulnya telah mengimbau masyarakat untuk mentaati larangan tersebut.
“ Pernah penasaran apa yang akan terjadi jika mobil diparkir di depan hidran dan terjadi kebakaran di dekat situ? Apakah lokasi parkir ini senilai dengan kaca yang pecah serta denda tilang dan derek kendaraan ke @AnaheimPD? Warga @City_of_Anaheim, tolong jangan parkir di jalur api,” cuit akun dinas pemadam kebakaran itu di akun Twitternya @AnaheimFire.
Cuitan itu ditunjukkan untuk pemilik sebuah Nissan Altima tua yang diparkir di depan hidran kuning. Ketika kebakaran terjadi, petugas pemadam memerlukan air lebih banyak.
Melihat posisi hidran terhalang mobil, petugas memecahkan kaca untuk mempermudah mengakses air dari hidran.
Namun tindakan petugas itu sempat mendapat protes dari netizen. Mereka mempertanyakan prosedur mengalirkan selang yang harus dilakukan dengan memecah kaca mobil.
Dinas Pemadam Kebakaran ini menjelaskan jika tindakan itu terpaksa ditempuh karena posisi selang air harus lurus untuk tetap mendapatkan tekanan air maksimal. Tekanan air ini dibutuhkan untuk memadamkan api.
Kalaupun harus melewati mobil, tekanan air masih bisa berpotensi untuk merusak mobil.
“ Ketika kami memerlukan air untuk memadamkan api, kami akan berusaha untuk mendapatkannya,” cuit dinas pemadam kebakaran itu.(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya