Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Source: Shutterstock.com
Dream - Mencari sebuah produk di antara tumpukan makeup di atas meja rias mungkin tidak terlalu sulit. Tapi, lain halnya jika kamu mencari perhiasan.
Apalagi, jika perhiasan tersebut saling berkaitan dan tersangkut satu sama lain. Kamu pasti bakal sulit untuk mengambil perhiasan yang akan dipakai.
Tapi jangan risau. Ada tip cara mudah menyimpan perhiasan agar kamu mudah mencari dan mengambilnya. Dijamin antiribet.
Dilansir oleh Miss Kyra, berikut tips merapikan perhiasan agar lebih rapi dan mudah ditemukan.
Mengelompokkan Perhiasan ke dalam Pouch yang Berbeda

Gunakan beberapa pouch untuk mengelompokkan berbagai jenis perhiasanmu. Ini akan membuat perhiasanmu lebih rapi dan mencegah oksidasi.
Menggantung Perhiasan

Kamu bisa membuat meja atau gantungan pakaian pada dinding untuk menggantung perhiasan. Dengan menggantung perhiasan, kamu akan lebih mudah mengambil yang ingin digunakan. Ini juga bisa dijadikan sebagai demorais kamarmu.

Ini merupakan cara termudah untuk merapikan perhiasan. Kamu bisa menggunakan hanger dengan ukuran tertentu agar lebih cocok dengan dekorasi kamarmu.
Menyimpannya dalam Kotak Perhiasan

Jika memiliki banyak perhiasan, cara inilah yang paling nyaman untuk menyimpannya. Kotak perhiasan tersedia dalam berbagai ukuran dan terbagi menjadi beberapa bagian, sehingga kamu bisa menyesuaikannya dengan perhiasanmu.
(Sumber: Miss Kyra)
Dream - Pernahkah telingamu tiba-tiba memerah dan gatal setelah memakai anting-anting? Jika pernah, mungkin kamu harus berhenti memakainya.
Kondisi itu disebut contact dermatitis, yang menurut MayoClinic.org merupakan ruam kemerahan dan gatal. Penyebabnya, kontak terhadap suatu barang atau reaksi alergi.
© © shutterstock.com
Menurut Dermatologis, Cricelda Valencia, dermatitis ini bisa disebabkan oleh pemakaian kalung, anting, produk kosmetik dan terkadang tisu.
Alergi ini tidak terlalu berbahaya, tapi bisa membuatmu sangat tidak nyaman. Dilansir dari Female Network, berikut penjelasan dan tips seputar alergi tersebut oleh Valencia.
Mengetahui sebab dermatitis akan mengarahkanmu pada perawatan yang tepat. Kamu bisa mengetahuinya dengan dua cara.
Pertama dengan memperhatikan reaksi kulit terhadap berbagai barang.
Kedua, dengan melakukan patch test yang merupakan tindakan non-infasif untuk mencari tahu seputar alergi dengan memakai 'stiker' yang diletakkan pada punggung pasien.
© © shutterstock.com
Masing-masing patch atau stiker mewakili satu alergen atau kandungan yang memicu alergi.
" Patch test merupakan pengujian dimana akan ditaruh lebih dari 20 alergen pada punggung," jelasnya. Dibutuhkan 48 jam untuk mengetahui reaksinya.
Krim atau produk anti peradangan bisa mengurangi rasa gatal dan bengkak pada kulit.
Ini dijual dalam berbagai jenis, tapi dia menyarankan untuk memakai topical corticosteroid atau steroid dengan resep dokter.
Steroid memiliki efek samping jangka pendek. Oleh karena itu, berhati-hatilah dengan dosisnya.
Jika ingin solusi natural dan lebih terjangkau, Valencia merekomendasikan evaporated milk atau petroleum jelly. Aplikasikan pada kulit dua kali sehari.
© © shutterstock.com
" Saat pasien datang dengan kulit yang memerah dan teriritasi, kami menyarankan untuk mencampur secangkir air dingin dengan setengah cangkir evaporated milk. Lalu, mengompres kulit dengan campuran tersebut."
" Kami juga merekomendasikan untuk mengaplikasikan petroleum jelly yang tersedia di banyak tempat dan terjangkau," pungkasnya.
Dream - Kondisi kulit dermatitis atopik atau eksim bisa menyerang siapa pun. Beberapa orang mengalaminya saat bayi, anak-anak atau ada yang baru menyadarinya kala dewasa.
" Biasanya, eksim atopik paling sering muncul di punggung, wajah, tangan, leher dan kaki," ujar Dr Anthony Handoko, Spesialis Kulit dan Kelamin di Madame Delima, Jakarta Pusat, Rabu, 14 Agustus 2019.
Namun, gejala yang terjadi pada bayi sedikit berbeda dengan anak-anak maupun dewasa.
" Kalau bayi, ruamnya terletak di bagian yang superficial. Sedangkan anak dan dewasa terjadi di belakang lipatan," tambahnya.
© © dream.co.id/Cynthia Amanda Male
Foto: Seminar Media 'Waspadai Dermatis Atopik'/Dream.co.id-Cynthia Male
Meskipun dapat dipicu oleh stres emosional, tapi umumnya eksim atopik muncul karena faktor genetik.
" Kalau kedua orangtua punya eksim atopik, pasti anaknya juga kena. Kalau hanya salah satu, belum tentu," jelas Ronny Handoko, Spesialis Kulit dan Kelamin.
Sayangnya, penyakit genetik ini tidak dapat disembuhkan. Eksim atopik hanya bisa diredakan serta dicegah agar tidak kambuh lagi.
Beberapa hal yang bisa dilakukan adalah menghindari mandi terlalu lama atau sering, memakai air bersuhu terlalu panas, scrubbing serta mengoles pelembap setelahnya.
Kamu juga bisa mengenakan sabun yang lembut, non soap, memiliki pH 4-6 dan tidak mengandung pewangi.
Sebelum keluar rumah, jangan lupa memakai sunscreen dengan minimal SPF 30, baju yang menyerap keringat, topi serta kacamata hitam.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya