Miss England Rela Copot Mahkota dan Kembali Jadi Dokter Bantu Pasien Covid-19

Reporter : Reni Novita Sari
Rabu, 8 April 2020 10:12
Miss England Rela Copot Mahkota dan Kembali Jadi Dokter Bantu Pasien Covid-19
Miss England, Bhasha Mukherjee merasa tak enaka hati tetap mengenakan mahkota di saat dunia diserang wabah corona dan rekan-rekannya bekerja mengobati pasien Covid-19

Dream - Dalam situasi darurat pandemik Covid-19 yang melanda semua negara di dunia, beragam pilihan muncul pada setiap orang. Masyarakat mempunya pilihan untuk tetap berada di rumah saja atau turut melakukan aksi sosial yang dibutuhkan masyarakat.

Miss England Bhasha Mukherjee menjatuhkan pilihan pada opsi kedua. Sosoknya membuka kesadaran kita bahwa dengan kemewahan yang diberikan Tuhan, kita mampu berbuat yang terbaik untuk orang lain.

Mukherjee tak hanya menyandang status sebagai ratu kecantikan Inggris lewat ajang Miss England 2019. Di balik kecantikannya, Mukherjee adalah seorang perempuan yang menyandang gelar dokter. Dia memilih kembali ke Inggris dari pekerjaan amal di luar negeri untuk melanjutkan karirnya sebagai dokter di tengah pandemi virus corona.

1 dari 4 halaman

Siapa Bhasha Mukherjee

 miss england© Ilustrasi foto : Instagram @bhasha05

Bhasha Mukherjee dinobatkan sebagai Miss England pada Agustus 2019. Awalnya, Bhasha Mukherjee mengambil cuti karir sebagai dokter junior setelah berkompetisi dalam kontes Miss World pada Desember 2019. Mukherjee mewakili Inggris di kontes setelah memenangkan Miss England.

Pada awal Maret, ratu kecantikan berusia 24 tahun itu, berada di India selama empat minggu untuk acara Coventry Mercia Lions Club, sebuah badan amal pengembangan dan komunitas tempat ia menjadi duta besar.

Mereka mengunjungi sekolah-sekolah dengan sumbangan alat tulis, dan juga memberikan uang ke rumah untuk perempuan-perempuan terlantar. Tetapi ketika situasi virus corona memburuk di rumah di Inggris, Mukherjee menerima pesan dari mantan rekannya di rumah sakit lamanya.

Rekan di Rumah Sakit Pilgrim di Boston, Inggris timur, mengatakan kepadanya betapa sulitnya situasi ini bagi mereka. Mukherjee menghubungi tim manajemen rumah sakit untuk memberi tahu mereka bahwa dia ingin kembali bekerja.

2 dari 4 halaman

Bhasha Memutuskan untuk Kembali menjadi Dokter

 miss england© Ilustrasi foto : Instagram @bhasha05

Walau bangga telah diundang sebagai duta besar untuk beberapa badan amal, namun Mukherjee telah merencanakan untuk kembali menggantungkan stetoskop di bahu dan fokus pada pekerjaan kemanusiaan yakni menjadi seorang dokter hingga Agustus tahun ini.

" Saya diundang ke Afrika, ke Turki, lalu ke India, Pakistan dan beberapa negara Asia lainnya untuk menjadi duta besar untuk berbagai kegiatan amal," katanya di laman CNN.

Dia mengatakan merasa bersalah jika tetap mengenakan mahkota Miss England di tengah orang-orang di seluruh dunia mati karena virus corona dan rekan-rekannya bekerja sangat keras.

" Ketika kamu melakukan semua pekerjaan kemanusiaan ini di luar negeri, kamu masih diharapkan untuk mengenakan mahkota, bersiap-siap ... terlihat cantik, tetapi.. Saya ingin kembali ke rumah. Saya ingin datang dan langsung bekerja." Ungkap Mukhejee.

" Luar biasa cara seluruh dunia menyambut garda terdepan, dan saya ingin menjadi salah satu dari mereka, dan saya tahu saya bisa membantu," katanya.

Mukherjee mengatakan bahwa sementara pekerjaan yang dia lakukan di India adalah penting, dia merasa waktu dan keterampilannya akan lebih bermanfaat bagi NHS selama epidemi virus korona. 

" Saya merasa bahwa jasa saya, mengingat pelatihan yang saya miliki, saya seorang dokter terlatih, layanan saya akan jauh lebih berguna di rumah sakit," katanya.

3 dari 4 halaman

Mukherjee Menanggalkan Mahkotanya Untuk Kembali Menjadi Dokter Di Inggris

Miss England meninggalkan mahkota untuk kembali ke pekerjaan NHS sebagai dokter. " Saya seorang dokter terlatih, layanan saya akan jauh lebih berguna di rumah sakit," kata Mukherjee tentang keputusannya.

Pemegang gelar Miss England saat ini telah menyisihkan mahkotanya sehingga dia dapat kembali ke pekerjaannya sebagai dokter selama krisis virus corona.

Mukherjee memutuskan untuk kembali ke Inggris pada hari Rabu setelah bekerja dengan Komisi Tinggi Inggris di Kolkata untuk mencari penerbangan dari India ke Frankfurt, kemudian ke London untuk bergabung kembali dengan rekan-rekannya di Pilgrim Hospital di Boston, Lincolnshire.

 " Tidak ada waktu yang lebih baik bagi saya untuk menjadi Miss England dan membantu Inggris pada saat dibutuhkan," katanya.

Mukherjee mengisolasi diri selama satu hingga dua minggu, hingga dia dapat kembali bekerja sebagai dokter di Rumah Sakit Pilgrim.

4 dari 4 halaman

Mukherjee Merupakan Seorang Dokter di Bangsal Pernapasan

 miss england© Ilustrasi foto : Instagram @bhasha05

(Foto: Instagram @bhasha5)

" Bangsal tempat saya bekerja adalah bangsal pernapasan, tetapi dari apa yang saya dengar dari rekan-rekan saya, para dokter disaring dan dikirim ke mana pun mereka dibutuhkan," katanya.

" Pasien COVID adalah masalah utama di ICU dan tentu saja bangsal pernapasan, tetapi kita tidak bisa melupakan semua pasien lain di bagian lain rumah sakit dan rumah sakit perlu berfungsi.

" Pada saat ini, karena COVID, ada tekanan tambahan di mana sebagian besar dokter, perawat, dan sumber daya diprioritaskan untuk mereka. Tetapi kita juga perlu merawat pasien lain. Itulah sebabnya NHS sedang geliat saat ini." ungkap Mukherjee.

Beri Komentar