Mengenal Aroma Parfum: Apa Arti Oud, Musk, Amber, hingga Vetiver dalam Bahasa Indonesia?
Makan Malam Jam Berapa agar Metabolisme Tetap Sehat dan Tidur Lebih Nyenyak? Ini Kata Penelitian
Sering Lewatkan Sarapan? Kebiasaan Ini Diduga Bisa Meningkatkan Risiko Tekanan Darah Tinggi
AXIS Nation Cup 2026 Siap Digelar, Hadirkan Final Futsal Pelajar dan Deretan Musisi Indonesia
Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI
Bisakah Menunda Menopause hingga Usia 60 Tahun? Ini Kata Para Ahli
Seberapa Dalam Lautan Bumi? Titik Terdalamnya Bisa Menenggelamkan Gunung Everest
3 Tanda Tubuh Cukup Serat Tanpa Harus Menghitung Setiap Gram
Ilustrasi
Dream - Beberapa anak sangat sensitif terhadap cahaya, tekstur tanah yang basah atau suara yang kencang. Mereka bisa langsung panik dan gelisah, bahkan ada yang ketakukan. Namun ada juga yang saat jatuh tak merasa sakit.
Kondisi tersebut merupakan gejala gangguan proses sensorik. Gangguan ini terjadi karena tubuh dan otak tak bisa merespons dengan baik rangsangan sensorik panca indera dari lingkungan. Hal ini membuat anak bisa merespons secara berlebih atau malah tak merespons sama sekali.
Efeknya dalam aktivitas sehari-hari tentu sangat 'menyiksa' bagi anak-anak. Untuk mengetahui apakah seorang anak mengalami masalah sensorik atau tidak dibutuhkan konsultasi khusus dengan dokter tumbuh kembang atau psikolog.
Namun, ada ciri yang sangat menonjol pada anak yang mengalami masalah sensori. Berikut ciri-cirinya.
1. Suka menggigiti apapun
Gelas, sendok, tangan, baju, sofa, apapun yang ada di depan mata anak selalu saja digigitinya. Hal ini pun terjadi hampir setiap hari. Ini bisa jadi tanda kuat kalau anak mengalami masalah oral sensorik.
2. Gerakan yang sama terus menerus
Terus berputar, belari atau menggerakkan benda yang sama terus menerus, bisa jadi tanda kalau anak mengalami masalah dalam vestibular sensorik. Perhatikan kebiasaan anak sehari-hari, jika ia sering melakukannya cobalah untuk berkonsultasi denga profesional.
3. Menolak mengenakan pakaian tertentu
Ada anak yang menolak saat dipakaikan pakaian dengan bahan tertentu karena mereka merasa geli, gatal atau perih. Biasanya anak mengalami masalah dalam taktil sensorik.
4. Ketakutan di tempat ramai
Banyak anak yang takut saat berada di tempat ramai, tapi anak yang punya masalah sensorik cenderung langsung menutup telinga, terlihat sangat terganggu dan sangat gelisah meskipun sudah ditenangkan.
Sumber: Kids Activities
Advertisement

Burnout Orang Tua Bisa Memicu Pengasuhan yang Keras, Kenali Tanda-Tandanya Sejak Dini

Kenapa Orang Tua Selalu Bilang Anak Zaman Sekarang Makin Buruk? Ini Kata Penelitian

3 Tanda Tubuh Cukup Serat Tanpa Harus Menghitung Setiap Gram

Seberapa Dalam Lautan Bumi? Titik Terdalamnya Bisa Menenggelamkan Gunung Everest

Mengenal Aroma Parfum: Apa Arti Oud, Musk, Amber, hingga Vetiver dalam Bahasa Indonesia?

Makan Malam Jam Berapa agar Metabolisme Tetap Sehat dan Tidur Lebih Nyenyak? Ini Kata Penelitian

Sering Lewatkan Sarapan? Kebiasaan Ini Diduga Bisa Meningkatkan Risiko Tekanan Darah Tinggi