Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kamu Perlu Berhati-hati Ketika Mencuci Motor Sendiri Di Rumah. (Foto: Shutterstock)
Dream – Jika tak ada waktu dan uang untuk mencuci motor di tempat pencucian motor, kamu bisa melakukannya sendiri di rumah.
Ini bisa membuatmu menghemat pengeluaran.
Meskipun mencuci motor di rumah, kamu pun tak bisa melakukannya sembarang. Ada beberapa bagian yang tak boleh terkena air.
Kalau sampai basah atau terkena air sedikit, kemungkinan besar motormu bermasalah.
Lalu, apa saja komponen sepeda motor yang tidak boleh terkena air? Berikut ini rinciannya, dikutip dari Federal Oil, Sabtu 6 Februari 2021.
Pertama, aki motor. Di motor matic merek tertentu, tempat akinya sudah aman dari air. Tapi, masih ada beberapa motor yang akinya masih mudah terkena air, terutama motor bebek dan sport.
Kalau aki motornya mudah terkena air, sebaiknya jangan langsung menyiram ketika mencuci motor. Kamu cukup mengelapnya supaya aman.
Kedua, kabel kelistrikan. Kabel kelistrikan diletakkan di bagian-bagian yang tidak mudah terkena air. Kabel ini juga dilapisi dengan pembungkus yang tebal.
Jika pembungkusnya sobek dan terkena air, ini bisa terjadi konslet.
Ketiga, busi. Meskipun tertutup, bagian busi motor masih memungkinkan terkena air saat motor dicuci. Kop busi merupakan bagian yang menghubungkan kabel dengan busi.
Kalau kena air, busi tidak akan menyala. Ini bisa menghambat proses nyala mesin.
Keempat, karburator. Komponen ini terletak di bagian motor. Karburator masih memungkinkan terkena air. Umumnya, hal ini terjadi karena hujan dan pencucian motor yang sembrono.
Jika terkena air, kinerja karburator dalam pencampuran udara ke bahan bakar pun terhambat. Pembakaran tidak akan terjadi secara optimal dan motor susah menyala.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya