Orang Tua Baru Rentan Burnout, Riset Menunjukkan Kerja Sama Pasangan Bisa Jadi Penangkalnya
Kuku Tiba-Tiba Memerah? Perubahan Kecil Ini Bisa Jadi Tanda Penyakit Tersembunyi
Diagnosis ADHD dan Autisme Meningkat Tajam, Studi Besar Ungkap Perubahan Siapa yang Terdiagnosis
Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah
Berhenti Makan Gula Bikin Pusing dan Mudah Marah? Ini Cara Meredakan Gejalanya
Mengapa Sulawesi Dikenal dengan Nama Celebes? Begini Asal-usul Nama yang Dipakai Bangsa Eropa
Kebiasaan Sederhana Ini Disebut Bisa Bikin Pernikahan Lebih Kuat, Tak Perlu ke Gym
IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.940 di Tengah Aksi Hati-Hati Investor
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Tiap orang pasti pernah alami stres dalam hidupnya. Kita tahu bahwa stres tidak baik untuk kesehatan, jika stres berlebihan khawatir akan mengalami depresi.
Untuk itu tiap orang memiliki caranya masing-masing untuk mengatasi stres yang dilaminya. Salah satunya dengan makan.

Tak sembarang makanan, Sahabat Dream perlu tahu sajian-sajian apa saja yang layak dikonsumsi untuk mengurangi stres. Berikut diantaranya seperti dilansir Miss Kyra:
Dark chocolate dapat mengurangi gejala depresi. Konsumsi jumlah sedang dan tidak berlebihan setiap hari, pasti dapat membantu mengatasi stres.

Teh chamomile
Semua orang menyukai secangkir teh hangat, karena dapat membuat rileks dan menenangkan.
Mulailah konsumsi teh chamomile sebagai rutinitas harian, untuk mengurangi stress pada tubuh. Teh chamomile juga berfungsi untuk membuat tidur nyenyak.
Ceri memiliki antioksidan yang membantu dalam meningkatkan perasaan tenang. Makan ceri akan mengurangi stres dan cemas, juga baik untuk kesehatan.

Kiwi
Buah ini memiliki kombinasi vitamin C dan E plus folat yang dapat mengurangi stres. Kiwi dapat membantu meningkatkan produksi serotonin, yang dapat perasaan bahagia seseorang.
(Laporan: Raissa Anjanique)
Dream - Setiap bahan makanan akan basi jika sudah terlalu lama disimpan. Bahkan, ada beberapa bahan makanan yang lebih cepat basi ketika disimpan di kulkas.
Meskipun kulkas seringkali dijadikan solusi penyimpanan makanan, tapi lambat laun akan membusuk. Jika disimpan dengan benar, bahan makanan bisa tahan lebih lama.
© © shutterstock.com
Bahan makanan yang cepat basi biasanya lebih banyak mengandung air atau minyak. Makanan tersebut hanya dapat disimpan lebih lama jika dikeringkan atau dikemas.
Dilansir dari Miss Kyra, berikut makanan yang dapat disimpan lebih lama:
Kentang akan tetap segar selama 2-5 minggu jika disimpan di tempat yang dingin, gelap dan kering. Russet potatoes atau kentang putih yang besat bisa bertahan selama 3-5 minggu.
Ini juga berlaku untuk sweet potatoes. Tapi, jangan simpan kentang di dekat bawang agar tidak cepat basi.

© © shutterstock.com
Bawang
Kamu harus menyimpan bawang di tempat dingin, kering dan gelap. Jangan disimpan didekat kentang agar bisa bwrtahan selama 2 bulan.
Jika disimpan di keranjang buah dengan suhu ruangan, apel bisa bertahan selama 5-7 hari. Tapi jika disimpan di tempat lembap bertemperatur 30-40 Fahrenheit, apel akan lebih renyah dan bertahan selama 6 bulan.

© © shutterstock.com
Kacang Kulit
Ketika membeli kacang kulit, simpanlah di tempat dingin dan kering agar bisa bertahan selama 1-2 bulan. Kamu bisa menyimpannya di dapur agar lebih tahan lama. Tapi ketika sudah dikupas, kamu harus segera memakannya.
Advertisement
Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah

IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.940 di Tengah Aksi Hati-Hati Investor


Pertamina dan MedcoEnergi Ambil 10% Hak Partisipasi Sumur Gas di Kaltim Milik Eni S.p.A

Dibuka Menguat ke Level 6.109,32, IHSG Bergerak di 2 Zona pada Awal Perdagangan


Jalan Kaki Bisa Bantu Turunkan Berat Badan, Ini 5 Cara Membuatnya Lebih Efektif

8 Tanda Tubuh Kebanyakan Kafein, dari Jantung Berdebar hingga Sulit Tidur

IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.940 di Tengah Aksi Hati-Hati Investor

Kebiasaan Sederhana Ini Disebut Bisa Bikin Pernikahan Lebih Kuat, Tak Perlu ke Gym

Orang Tua Baru Rentan Burnout, Riset Menunjukkan Kerja Sama Pasangan Bisa Jadi Penangkalnya

Kuku Tiba-Tiba Memerah? Perubahan Kecil Ini Bisa Jadi Tanda Penyakit Tersembunyi

Diagnosis ADHD dan Autisme Meningkat Tajam, Studi Besar Ungkap Perubahan Siapa yang Terdiagnosis