Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
(c) Shutterstock
Rumah yang bersih dan higienis jelas jadi kebutuhan utama keluarga di musim penyakit seperti sekarang ini. Tinggal dalam satu rumah dan dekat satu sama lain membuat penyakit mudah menyebar dalam cluster keluarga. Jadi, penting banget untuk terus melindungi rumah demi menjaga kesehatan keluarga dari gangguan bakteri penyebab penyakit.
Apalagi tahu nggak kalau ada ancaman bakteri bersembunyi di beberapa benda yang ada di rumah dan sering banget disentuh ini? Coba deh ngaku, sudah membersihkannya secara rutin belum nih?

Perjalanan bakteri dari luar bisa masuk ke dalam rumah, salah satunya adalah lewat gagang pintu dan pagar. Dua benda ini jadi yang paling sering disentuh saat keluar masuk rumah. Bakteri yang menempel di tangan kemudian berpindah ke dalam rumah lewat benda-benda yang kamu sentuh selanjutnya, misalnya saja meja, kursi, atau gagang pintu lainnya. Kebayang nggak kalau saat itu langsung menyentuh si kecil atau anggota keluarga yang lain? Bisa berpotensi mempengaruhi kesehatan mereka, lho.
Jadi, rutin cuci tangan saja nggak cukup tapi penting juga membersihkan sumber persembunyian bakteri lainnya, seperti gagang pintu dan pagar. Semprotkan disinfektan secara rutin untuk memutus perjalanan bakteri penyebab penyakit masuk ke dalam rumahmu.

Kalau gagang pintu dan pagar adalah pintu masuknya bakteri, sofa jadi tempat persinggahan yang nyaman buat mikroorganisme penyebab penyakit tersebut. Yup, selama bertahun-tahun sofa tersebut menjadi tempat menerima tamu yang datang dari luar. Bakteri yang menempel pada pakaian, sepatu, atau tas orang tersebut kemudian ikutan singgah juga di sofa rumahmu.
Kalau ada mesin pendeteksi bakteri, mungkin kamu bakal shock melihat banyaknya jumlah bakteri yang bersembunyi nyaman di sela-sela sofa ruang tamu. Bersihkan sofa secara rutin dengan menggunakan disinfektan untuk mengurangi risiko berkembangnya bakteri. Jika diperlukan, cuci bersih sofa & jemur di bawah sinar matahari minimal sebulan sekali.

Jendela yang dikenal punya fungsi sebagai saluran sirkulasi udara ternyata juga bisa jadi tempat persembunyian bakteri, lho. Kaca dan logam yang jadi material utama jendela ternyata juga disukai bakteri untuk hidup dan berkembang biak. Saat sedang membuka atau menutup jendela, terjadi perpindahan bakteri di tangan yang bisa berisiko masuk ke dalam tubuh saat makan, menyentuh mata atau hidung.
Karena bakteri yang menempel itu nggak terlihat, inilah pentingnya membersihkan jendela secara rutin demi menjaga rumah tetap bersih dan higienis. Semprotkan disinfektan pada permukaan kaca jendela, area pinggirannya, dan bagian lain yang tersembunyi supaya bebas dari bakteri.

Meja jadi salah satu permukaan di mana bakteri bisa bebas menempel dengan mudah. Datangnya bakteri bisa dari mana saja, seperti dari tas belanja yang kamu bawa dari luar, sisa makanan yang berantakan lalu membusuk, dan lewat benda-benda lain yang diletakkan di atas meja.
Makanya, jangan lupa untuk menyemprotkan disinfektan secara rutin di permukaan meja dan bagian lainnya, seperti pinggir dan area bawah meja. Hal ini sangat penting dilakukan untuk membantu rumah jadi bebas bakteri sehingga kesehatan keluarga pun tetap terjaga dengan baik.

Sering dipegang dan dibawa ke mana-mana, nyatanya jumlah bakteri yang bersarang di smartphone 18 kali lebih banyak daripada di toilet, lho. Wah, fakta ini pastinya mencengangkan banget ya, sekaligus harusnya bikin kamu lebih aware dengan kebersihan ponsel yang dibawa.
Biasakan secara rutin membersihkan smartphone dengan cara menyemprotkan disinfektan dan melapnya hingga bersih. Apalagi setiap kali dari luar rumah, jangan hanya cuci tangan dan berganti pakaian saja. Jangan lupa bersihkan juga smartphone agar terbebas dari bakteri.
Nggak nyangka ya ternyata ada banyak banget tempat persembunyian bakteri membandel pada benda-benda yang ada di rumah. Yuk, mulai rutin semprotkan disinfektan di rumah untuk melindungi keluarga dari gangguan bakteri penyebab penyakit. Semprotkan Maxkleen Disinfectant Air & Surface Spray, disinfektan berbentuk aerosol dengan kandungan Triple Anti Bacteria yang efektif membunuh kuman dan bakteri hanya dalam hitungan detik. Disinfektan ini juga multifungsi, selain bisa digunakan untuk area permukaan, juga efektif untuk mengusir kuman & bakteri yang ada di udara dalam ruangan.

Produk ini juga hemat karena dalam satu botol kemasan 200ml bisa digunakan hingga 90x semprot. Kalau biasanya disinfektan identik dengan bau menyengat yang nggak sedap, Maxkleen Disinfectant Air & Surface Spray memiliki keharuman Fresh Green Tea yang bisa menyegarkan udara di dalam ruangan. Selain itu, botolnya juga praktis dan nyaman di bawa ke mana saja untuk perlindungan diri bebas kuman & bakteri yang lebih maksimal.
Yang nggak kalah penting, Maxkleen Disinfectant Air & Surface Spray sudah terdaftar secara resmi di Kemenkes RI dan sudah memiliki sertifikat halal dari LPPOM MUI. Yuk, segera maksimalkan perlindungan rumah agar bebas bakteri dengan Maxkleen Disinfectant Air & Surface Spray yang produknya bisa kamu beli langsung di Wipro Unza Official Store yang ada di Tokopedia dengan klik di sini.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya