Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Bagaimana Caranya Menuruni Jalan Dengan Motor Matic? (Foto: Shutterstock)
Dream – Mengendarai motor matic memang paling mudah. Sahabat Dream tak perlu menggunakan kopling dan mengoper gigi. Kamu cukup menggunakan starter dan menarik gas.
Tapi, ada satu hal yang terbilang gampang-gampang susah mengendarai motor matic, yaitu saat menuruni jalan, terutama mengerem. Jika salah teknik, mengerem dengan motor matic di jalan yang menurun justru bisa membuat kesalahan yang fatal.
Dikutip dari Federal Oil, Senin 1 Februari 2021, jangan pernah mengosongkan gas. Motor matic itu sistem persnelingnya otomatis. Saat melewati jalan yang menurun, kamu tak boleh mengosongkan persneling. Kalau sampai kosong, yang ada laju motor matic tidak terkendali.
Untuk melewati jalur turunan, kurangi saja gasnya, minimal hingga kecepatan 5-10 km per jam.
Ke dua, posisikan keempat jari di masing-masing handle rem. Jika gas sudah dikurangi, saat menarik handle atau tuas rem harus menggunakan empat jari. Saat di turunan, tekanan rem pada motor akan sangat kencang, jika menggunakan dua jari dikhawatirkan tidak kuat menahan tekanan rem.
Jempol wajib siap di grip gas untuk mengatur laju gas motor matic-mu. Cengkram handle rem seperlu dan secukupnya, jangan terlalu dalam supaya rem tidak terlalu mencengkram yang malah membuat motor kehilangan kestabilan.
Ke tiga, prioritaskan pakai rem depan daripada rem belakang. Saat melewati jalanan yang turun usahakan untuk menekan handle rem depan lebih keras ketimbang rem belakang.
Rem depan itu bisa menahan daya dorong motor ke depan yang notabene lebih besar dayanya saat di jalan turunan.
Apakah rem belakang gak berfugsi saat melewati jalan turunan tajam? Jawabannya tentu tidak, rem belakang tetap berfungsi kok saat melewati jalan turunan tapi sebagai penyeimbang saja.
Ke empat, jangan lepas genggaman rem sebelum lewati jalan turunan. Melepas rem saat belum selesai melewati jalan turunan bisa mengakibatkan laju motor jadi tak terkendali.
Ini sangat berisiko bagimu dan membuatmu tidak bisa mengendalikan motor dengan baik. Kalau apes, ini bisa membuat hal-hal yang tidak diinginkan.
Ke lima, pakai kaki kanan untuk menyeimbangkan. Kamu juga bisa menggunakan kaki kanan untuk menyeimbangkan motor saat melewati jalan turunan yang tajam.
Tips ini juga bisa dilakukan saat kamu melewati jalan turunan tajam yang sedang padat kendaraan. Jadi saat padat kendaraan, kaki kanan bisa dimanfaatkan untuk menopang motor yang harus sering berhenti.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya