Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Salah Satunya Adalah Cuci Motor. (Foto: Shutterstock)
Dream – Pandemi Corona Covid-19 memaksa masyarakat Indonesia untuk berdiam diri di rumah saja. Akibatnya, kendaraan yang biasa digunakan sehari-hari hanya terparkir di garasi.
Meskipun jarang digunakan, pemilik harus lebih memperhatikan kondisi sepeda motornya agar performanya tetap terjaga.
Technical Service Division PT Astra Honda Motor (AHM), Endro Sutarno, mengatakan performa terbaik sepeda motor tak hanya didapat dengan servis rutin di bengkel resmi sesuai jadwal. Pemilik juga harus rajin melakukan perawatan.
" Saat lama tak terpakai di rumah, beberapa hal perlu diperhatikan pemilik. Karena kadang terdapat komponen atau bagian sepeda motor yang butuh diperhatikan saat diam dalam jangka waktu cukup lama, yang dikhawatirkan mempengaruhi kinerja," kata Endro, dikutip dari Liputan6.com, Kamis 7 Mei 2020.
Berikut beberapa tips untuk menjaga kondisi sepeda motor saat terparkir dalam waktu lama:
Cuci Terlebih Dahulu
Jika kendaraan tak digunakan dalam jangka waktu lama, pemilik sebaiknya dicuci terlebih dahulu. " Karena ada beberapa pengendara motor yang harus melewati daerah becek, berbau, kotor, dan berlumpur. Salah satu dari hal tersebut yang mengakibatkan percepatan timbulnya karat dan risiko lain, disinggahi binatang misalnya, atau berpotensi merusak komponen,” jelas Endro.
Beri Pelumas
Beri pelumas pada bagian yang berpotensi menimbulkan karat. Misalnya rantai roda, atau bagian-bagian yang mengalami gesekan.
Gunakan Standar Tengah
Untuk sepeda motor tipe matik, sebaiknya kendaraan diparkir menggunakan standar tengah agar lebih mudah untuk kita melakukan pemanasan mesin.
Panaskan Mesin
Lakukan pemanasan mesin hingga kira-kira 80-100 derajat celcius. Lakukan setiap hari. Untuk mencapai suhu tersebut, panaskan kira-kira 3-4 menit.
" Tujuan pemanasan mesin supaya sirkulasi oli mesin tetap lancar dan untuk pengisian baterai. Disarankan tidak dilakukan di ruang tertutup,” tutur Endro.
Perhatikan Cover Plastik
Khusus tipe motor matik, perhatikan bagian dalam cover plastik, terutama bagian bawah. Dikhawatirkan jika sepeda motor lama tidak digunakan, ruang atau rongga ini bisa menjadi tempat singgah binatang (tikus/ular). Lakukan pengecekan ini saat mesin dipanaskan.
Dengan melakukan hal-hal tersebut, sepeda motor yang tak digunakan tetap memberikan kenyamanan dan performa optimal ketika akan digunakan.
(Sumber: Liputan6.com)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya