5 Makanan Olahan yang Bisa Dikonsumsi Setiap Minggu untuk Membantu Menjaga Kolesterol
Megalodon Pernah Jadi Raja Lautan, Mengapa Predator Raksasa Ini Akhirnya Punah?
Orang Tua Baru Rentan Burnout, Riset Menunjukkan Kerja Sama Pasangan Bisa Jadi Penangkalnya
Kuku Tiba-Tiba Memerah? Perubahan Kecil Ini Bisa Jadi Tanda Penyakit Tersembunyi
Diagnosis ADHD dan Autisme Meningkat Tajam, Studi Besar Ungkap Perubahan Siapa yang Terdiagnosis
Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah
Berhenti Makan Gula Bikin Pusing dan Mudah Marah? Ini Cara Meredakan Gejalanya
Mengapa Sulawesi Dikenal dengan Nama Celebes? Begini Asal-usul Nama yang Dipakai Bangsa Eropa
Memasak Menggunakan Microwave. (Source: Shutterstock)
Dream - Salah satu kegiatan seru yang bisa mencegah serta mengatasi stres saat di rumah saja adalah memasak.
Kini banyak resep mudah yang bisa ditiru di rumah. Kamu tidak perlu memasak menggunakan kompor dan menyediakan bahan yang rumit.
Microwave bisa menjadi solusi cepat untuk memasak menu makanan favoritmu. Meski begitu, terdapat beberapa jenis makanan yang tidak disarankan untuk diolah di microwave.
Dilansir dari Eat This, berikut jenis makanan yang sebaiknya tidak diolah menggunakan microwave.
Jangan memasak makanan yang mengandung daging mentah menggunakan microwave. Apalagi, jika ukurannya cukup besar.
Daging yang dimasak tidak akan matang sepenuhnya dan tidak sehat untuk dikonsumsi. Masaklah daging mentah dengan cara dibakar atau digoreng agar lebih sehat.
Brokoli
Memasak brokoli menggunakan microwave bisa mengganggu kandungan nutrisinya. Sehingga, manfaat brokoli tidak lagi maksimal bagi kesehatan.
Masaklah brokoli dengan cara dikukus agar lebih sehat dan nutrisinya pun terjaga.
Roti
Roti merupakan jenis makanan yang kerap diolah menggunakan microwave. Padahal menurut pakar, menghangatkan roti menggunakan microwave hanya akan membuatnya lebih lembek.
Sama seperti daging, memasak kentang utuh menggunakan microwave tidak akan membuatnya matang sepenuhnya.
Bagian tengah kentang akan jauh lebih mentah saat di luarnya terlihat sudah sangat matang.
Bakteri patogen bisa bersarang pada area yang masih mentah, sehingga mengonsumsi kentang tersebut dapat berbahaya bagi kesehatan.
Telur
Berdasarkan penelitian yang dipublikasikan di Journal of Hospital Infection, bakteri salmonela dapat berkembang pada telur ketika diproses menggunakan microwave.
Menghangatkan telur rebus atau memasaknya secara utuh menggunakan microwave bisa membuatnya pecah di dalam.
Oleh karena itu, olah telur dengan cara direbus dan dimasak menggunakan kompor agar lebih sehat.
Advertisement
Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah

IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.940 di Tengah Aksi Hati-Hati Investor


Pertamina dan MedcoEnergi Ambil 10% Hak Partisipasi Sumur Gas di Kaltim Milik Eni S.p.A

Dibuka Menguat ke Level 6.109,32, IHSG Bergerak di 2 Zona pada Awal Perdagangan


Jalan Kaki Bisa Bantu Turunkan Berat Badan, Ini 5 Cara Membuatnya Lebih Efektif

8 Tanda Tubuh Kebanyakan Kafein, dari Jantung Berdebar hingga Sulit Tidur

IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.940 di Tengah Aksi Hati-Hati Investor

Kebiasaan Sederhana Ini Disebut Bisa Bikin Pernikahan Lebih Kuat, Tak Perlu ke Gym

5 Makanan Olahan yang Bisa Dikonsumsi Setiap Minggu untuk Membantu Menjaga Kolesterol

Megalodon Pernah Jadi Raja Lautan, Mengapa Predator Raksasa Ini Akhirnya Punah?

Orang Tua Baru Rentan Burnout, Riset Menunjukkan Kerja Sama Pasangan Bisa Jadi Penangkalnya