Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi Naik Motor. (Foto: Shutterstock)
Dream – Perlahan-lahan pengguna sepeda motor bebek mulai beralih ke model matik. Mengendarai “ kuda besi” ini gampang-gampang susah.
Pengendara memerlukan teknik khusus agar bisa berkendara dengan aman dan nyaman. Salah satu tantangannya adalah mengerem di jalan turunan.
Tak sama dengan motor biasa, mengerem di jalan turunan menggunakan motor matik tak bisa sembarangan. Salah-salah, pemotor bia terjatuh dengan kendaraannya.
Lalu, bagaimana caranya mengerem di jalan turunan dengan motor matik? Berikut ini caranya, dikutip dari Suzuki, Selasa 15 Januari 2019.
Jangan Kosongkan Gas
Motor matik punya sistem persneling otomatis. Pengendara sangat tidak dianjurkan untuk langsung mengosongkan gas ketika melewati jalan turunan.
Kalau persneling dikosongkan, laju motor berisiko tidak terkendali. Kalau melewati jalur turunan, terutama yang turunan tajam, kamu cukup mengurangi laju gas, minimal kosongkan gas sampai kecepatan 5-10 km per jam.
Posisikan Empat Jari di Masing-masing Handle Rem
Setelah gas motor matik sudah diatur dalam kecepatan yang rendah, inilah saatnya memposisikan keempat jari di masing-masing handle rem. Ingat, ketika mengerem di turunan keempat jari (kelingking, jari manis, jari tengah, dan jari telunjuk) harus selalu siaga di handle rem.
Sementara itu, jari jempol harus selalu siap di grip gas untuk mengatur laju gas motor matic. Cengkram handle rem secukupnya dan jangan terlalu dalam agar rem tidak terlalu mencengkram. Cengkraman yang terlalu kuat malah bisa membuat motor kehilangan kestabilannya.
Prioritaskan Rem Depan daripada Rem Belakang
Ketika melewati jalanan yang turun usahakan untuk menekan handle rem depan lebih keras dibandingkan rem belakang. Mengapa?
Rem depan bisa menahan daya dorong motor ke depan yang memang lebih besar dayanya ketika melintasi jalan yang menurun. Lalu, apa fungsi rem belakang? Fungsinya sebagai penyeimbang.
Jangan Lepas Handle Rem Sebelum Melewati Jalan Turunan
Biasanya banyak pengendara yang tidak sabar dan justru sudah melepas handle rem saat melewati jalan turunan, padahal ini berbahaya. Melepas rem di saat belum selesai melewati jalan turunan bisa mengakibatkan laju motor menjadi tak terkendali dan risiko seperti jatuh atau menabrak kendaraan lain di depan menjadi lebih besar.
Gunakan Kaki Kanan untuk Menyeimbangkan
Kamu bisa menggunakan kaki kanan untuk menyeimbangkan motor ketika melewati jalan turunan yang tajam. Hal ini juga bisa dilakukan ketika melewati jalan turunan tajam yang sedang padat kendaraannya.
Saat jalan dipadati kendaraan, kaki kanan bisa kita manfaatkan untuk menopang motor yang suka tidak suka harus sering berhenti.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya