Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
(Foto Ilustrasi: Shutterstock)
Dream - Era digital dan industri 4.0 seperti saat ini punya dampak signifikan dalam kehidupan sehari-hari. Hampir seluruh rangkaian kegiatan sehari-hari terhubung dengan internet.
Di Indonesia, penetrasi internet sangat luar biasa. Dari 280 juta penduduk, 171,1 jutanya adalah pengguna internet. Paling banyak generasi milenial dengan screen time mencapai 8 jam sehari.
Internet yang cenderung bebas perlu kebijakan pengguna untuk menanganinya. Masyarakat perlu memiliki kemampuan literasi digital yang baik agar dapat menjadi pengguna yang baik dan aman dalam berinternet.
Dalam peringatan Hari Aman berinternet Sedunia yang digelar Yayasan Sejiwa dan Indonesia Online Child Protection (ID-COP), ada beberapa langkah dan tips untuk tangkas menjelajahi dunia maya.

Sekali saja kamu memposting konten atau sesuatu yang negatif di internet (foto, komentar atau pesan), jejak digitalmu akan ada di Internet selamanya dan nyaris tidak bisa dihapus.
Penting bagi kamu untuk tahu kapan waktunya kamu harus memposting atau tidak. Jejak digital dapat menjadi bumerang untuk kita sendiri.
2. Jaga dan Melindungi Privasi
Jangan pernah sekalipun membagikan data pribadimu di internet seperti alamat, email, nomor telfon dan dokumen sekolah atau instansimu di internet, karena dapat disalahgunakan orang-orang tidak bertanggung jawab.
Sebelum kamu mengklik link atau memasukkan sandi di situs yang belum pernah kamu kunjungi, periksa terlebih dahulu apakah URL situsnya sesuai dengan nama dan informasi perusahaan atau produk yang kamu cari.

Pastikan URL situs dimulai dengan " https://" dengan ikon gembok hijau kecil di sebelah kirinya.
Jika ada e-mail atau situs menawarkan sesuatu yang tidak masuk akal, seperti peluang untuk menghasilkan banyak uang atau menang undian ratusan juta, sudah pasti itu tidak benar, sebaiknya cek email dan situs resmi dari instansi yang bersangkutan.
Scam lainnya juga bisa berbentuk instruksi untuk mengunduh suatu software yang berisi malware sehingga dapat menyebabkan virus di perangkat kamu.
5. Jadilah Pengguna Internet yang Positif
Perlakukan orang lain sebagaimana kamu ingin diperlakukan, hal ini juga berlaku di internet bukan hanya di kehidupan nyata saja, karena saat ini sedang marak kasus cyberbullying yang membuat korbannya depresi bahkan sampai bunuh diri.
Tebarlah kebaikan terhadap sesama pengguna internet untuk menciptakan suasana yang kondusif.
Laporan: Raissa Anjanique
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya