Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Pengendara Sepeda Motor Melintasi Jalanan Yang Kebanjiran Ketika Hujan Lebat Turun. (Foto: Pixabay)
Dream – Pada musim hujan, ada satu hal yang tidak disukai pemotor, yaitu banjir. Genangan air yang tinggi bisa membuat sepeda motor mogok, apalagi jenis matik.
Kalau apes, ya, motor bisa mogok di tengah banjir. Mau tak mau, pengendara harus menuntun kuda besinya untuk keluar dari genangan banjir.
Bicara tentang motor dan banjir, ada caranya lho agar motor matik tak ngadat ketika melintasi jalan yang kebanjiran.
Dikutip dari Federal Oil, Kamis 13 Desember 2018, pertama, kamu harus jalan perlahan. Ketika mengendarai motor matic dan terpaksa harus menerobos banjir, lebih baik mengemudikannya secara perlahan.
Jika melaju ngebut di tengah genangan air, dikhawatirkan ada lubang, batu atau selokan yang tidak terlihat sehingga dapat membuat terjatuh. Berjalan perlahan juga dapat mencegah agar air tidak masuk di komponen kelistrikan yang menyebabkan motor matic mogok.
Ke dua, mematikan mesin. Menerjang banjir yang melebihi tinggi mesin pada motor matik sangat berisiko membuat motor mogok dan merusak mesin karena kemasukan air. Dengan mematikan mesin saat menerjang genangan air dapat memperkecil risiko.
Ke tiga, menutup komponen. Kalau motor matik terpaksa menerjang genangan air, kamu lebih baik menutup komponen-komponen menggunakan plastik untuk mencegah kemasukan air.
Kabel busi dapat diikat dengan plastik atau jika ingin lebih aman busi dilepas. Knalpot dan saringan udara ditutup rapat dengan plastik. Perhatikan juga tutup oli yang harus benar-benar tertutup rapat.
Ke empat, menutup filter udara. Filter udara atau lubang penyedot udara harus dijaga agar tidak kemasukan air. Saat mesin menyala, filter udara akan terus menyedot air dari luar.
Sebenarnya, filter udara pada motor matik sudah dibuat lebih tinggi dan komponen ini sulit dimasuki air. Apabila komponen filter udara ini telah kemasukan ai, filternya harus lekas dibersihkan.
Cara membuang airnya, yaitu membuka lubang pembuangan pada bagian bawah boks CVT dan boks filter.
Ke lima, menunggu genangan air turun. Cara ini paling aman. Kamu bisa menunggu genangan air hingga tidak terlalu tinggi.
Memang mungkin membutuhkan waktu yang lama namun dengan cara ini dapat mencegah kerusakan pada mesin dan komponen motor matik. Atau cara lain yaitu mencari jalan yang tidak tergenang air.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam