Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi Menjaga Hubungan Baik Dengan Pasangan Sangat Perlu Di Tengah Krisis Akibat Virus Corona COVID-19 (Foto: Pexels.com)
Dream – Bencana virus corona Covid-19 terasa sangat berat. Kita selalu berharap wabah ini segera berlalu. Hal yang dirasa sangat memberatkan adalah paksaan social distancing sehingga dengan pasangan sediri saja kita juga perlu berhati-hati.
Imbauan untuk di rumah saja, anda akan menghabiskan waktu lebih banyak dengan keluarga. Jika anda tinggal dengan pasangan, maka momen ini menjadi kesempatan yang bagus untuk menjalin romantisme dengan pasangan. Yang telah direnggut oleh kesibukan pekerjaan sebelumnya.
Mengutip dari Good House Keeping, kondisi ini merupakan hal yang positif untuk segera keluar dari corona Covid-19. Akan tetapi, menurut Susan Quilliam, seorang penulis dan pakar hubungan intim mengatakan, hal ini juga bisa menjadi konflik emosional tersendiri.
Pembagian kerja di rumah dan kondisi perekonomian di tengah krisis akan menjadi ketegangan jika tidak didiskusikan secara baik-baik dengan pasangan.
Alih-alih tertekan, anda dengan keluarga ataupun pasangan bisa menjadi tim yang bagus dan hubungan anda bisa semakin romantis. Pandemi corona Covid-19 memang tak bisa kita kendalikan. Akan tetapi kemampuan kita untuk mencintai dan memelihara hubungan romantis adalah hal yang bisa kita kendalikan.
Berikut rangkuman tentang 9 Cara menjaga hubungan dengan pasangan ketika wabah corona Covid-19:

Social distancing dan imbauan untuk di rumah saja menjadi masalah bagi pembagian kerja dan ekonomi keluarga. Hal ini perlu dipahami bersama dengan pasangan, bahwa anda saat ni berada dalam posisi yang sulit.
Sehingga anda harus mulai berpikir jangka Panjang, bagaimana supaya meskipun di tengah pandemik, anda dan keluarga mampu melewati masa sulit ini.
Ketika posisi sulit wabah corona Covid-19 ini, anda harus berhati-hati dalam menjaga perilaku dan ucapan anda supaya nantinya tidak menyesal.
Karena tidak dipungkiri, terkadang anda akan mudah marah ketika masa-masa sulit dan tidak bisa berpikir jernih. Ini menjadi tantangan bagi anda dan pasangan untuk selalu menguatkan satu sama lain.

Social distancing dan work from home terkadang membuat anda stres karena harus berada di dalam tembok yang sama setiap harinya. Tidak boleh keluar rumah akan berbahaya bagi mental anda.
Sehingga anda perlu mengubah pemahaman anda, mengisolasi diri di rumah ibarat anda sedang liburan dua pekan.
Terjebak dalam self-issolation ini memanglah sulit. Akan tetapi anda bisa memanfaatkannya untuk menjalin ikatan, berbincang dengan pasangan lebih lama, dan hilangkan stress dengan bersenda gurau dengan pasangan atau keluarga anda.
Tips ini lebih baik daripada anda harus anda merasa kesal dan cemas karena pandemik corona Covid-19 ini.

Meskipun anda tinggal dengan pasangan maupun keluarga, anda juga perlu menyempatkan waktu untuk diri sendiri. Anda perlu melakukan hal ini untuk mengatur emosional anda supaya tetap tenang. Ini menjadi salah satu cara menjaga hubungan dengan pasangan ketika wabah corona Covid-19.
Cobalah untuk berjalan-jalan sendiri keliling sekitar rumah anda di pagi hari sembari berjemur. Akan tetapi tanpa melakukan kontak fisik dengan orang lain. Memiliki ruang untuk diri sendiri akan memastikan bahwa waktu ini akan berakhir menjadi waktu yang berkualitas.

Pahami diri anda sendiri, bahwa sumber kebahagiaan bukan hanya dari pasangan saja. Akan tetapi dari banyak faktor. Bisa dari film, drama, novel, dan buku-buku yang using di rakmu.
Mungkin sebelumnya ada banyak hal yang belum sempat kamu lakukan. Di saat seperti ini, adalah waktu yang tepat untuk melakukan itu. Anda juga bisa mengikuti kursus-kursus online yang anda inginkan.

Menghabiskan banyak waktu bersama akan menjadi kesempatan untuk menyelesaikan persoalan anda. Mungkin selama ini anda memiliki masalah yang belum terselesaikan.
Dengan menceritakan kepada pasangan, mungkin anda bisa menemukan solusi dan menjadi lebih kuat setelahnya.
Atau jika anda mungkin memiliki beberapa hal yang tidak anda sukai dari perilaku dan sikap pasangan anda, inilah waktu yang tepat untuk berbicara baik-baik. Berbicaralah dengan tenang dan rasional tanpa emosi. Cara ini sangat baik untuk menjaga hubungan dengan pasangan ketika wabah corona Covid-19.
Kemudian, anda perlu meluangkan waktu di sela-sela pekerjaan rumah untuk mendiskusikan virus corona. Banyak informasi bertebaran di media sosial tentang virus coroca COVID-19.
Anda dan pasangan usahakan untuk menyaring banyaknya aliran informasi yang tak terbendung itu.
Terlalu banyak mengonsumsi berita-berita tentang corona Covid-19 yang tidak jelas sumbernya hanya akan menambah kecemasan dan ketakutan anda. Pastikan anda mendiskusikannya dengan pasangan untuk waspada namun tetap tenang.
Apabila anda dan pasangan atau keluarga anda tidak mengalami gejala, maka kontak fisik pun tidak dilarang.

(Foto: Shutterstock)
Berpegangan tangan dan berpelukan dapat melepaskan hormon oksitosin yang membuat anda merasa lebih bahagia dan aman. Kontak fisik ini juga mampu memperbaiki mood di tengah krisis corona Covid-19.
Bersyukurlah jika pasangan anda membuat anda semakin semangat menjalani masa-masa sulit ini. Selalu ucapkan terimakasih kepada pasangan anda sekecil apapun bentuknya.

Ketika pasangan anda keluar untuk membeli kebutuhan dapur, atau mungkin membuatkanmu secangkir kopi, selalu ucapkan terimakasih ya. Karena ini akan semakin menambah romantisme di antara kalian dan juga membangun pikiran positif.

Banyak timbul kecemasan di kalangan masyarakat dunia akibat berita-berita virus corona yang tak terbendung. Beberapa ahli menyarankan kepada kita untuk tetap tenang. Kecemasan dan ketakutan hanya akan membuat anda semakin emosional.
So, tetaplah tenang dan bersikaplah baik kepada pasangan anda. Yakinkan diri anda dan keluarga bahwa kita semua mampu melewati badai ini.
Bersikap tenang merupakan cara menjaga hubungan dengan pasangan ketika wabah corona Covid-19 yang perlu anda aplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya